Aminuddin

-Pembangunan Kantor OPD di Langkomu

KENDARIPOS.CO.ID– Pembangunan kompleks perkantoran Pemkab Buton Tengah (Buteng) di Desa Langkomu, Kecamatan Mawasangka Timur, Buton Tengah (Buteng) terus digenjot. Namun proyek yang menyerap APBD senilai Rp 5 miliar belum bisa merampungkan pembangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Buteng, Aminuddin mengatakan pengerjaan proyek itu sudah 60 persen. Serapan anggaran, baru uang muka. “Kita masih akan mengusul termin di 60 persen,” ungkap saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/11).

Dijelaskan, pagu anggaran Rp 5 miliar yang disiapkan sebelumnya tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Alasannya, terjadi kenaikan harga besi yang sangat signifikan. Anggaran yang tersedia hanya mampu memenuhi biaya dinding dan atap, sedangkan untuk kebutuhan beberapa item seperti jendela, kaca, lantai, dan plafon, harus diusulkan di tahun 2022.

“Anggaran Rp 5 miliar akan terserap semua tahun ini, sesuai dengan penawarannya. Ada kenaikan harga besi yang sangat signifikan. Dari hasil review, perhitungan sebelumnya dengan harga sekarang di tahun 2021, tidak mampu memenuhi kebutuhan jendela, kaca, tehel, plafon. Baru ada dinding dan atap. Masih dibutuhkan dana tambahan Rp 3 miliar,” terangnya.

Selain di Langkomu, pihaknya juga memastikan kompleks kantor OPD di Desa Nepa Mekar, Kecamatan Mawasangka Timur, bisa difungsikan tahun 2022 mendatang. Terkait instansi pemerintahan apa saja yang akan berkantor di dua lokasi tersebut, Aminuddin menyebut bahwa keputusannya tergantung Bupati Samahuddin.

“Kita hanya membangun. Soal kantor OPD mana yang berkantor di sana, itu tergantung Pak Bupati. Kita berharap semua pembangunan yang sedang berjalan bisa tuntas dalam waktu dekat. Bukan hanya kantor OPD tapi juga infrastruktur lainnya,” pungkasnya. (uli/b)

Tinggalkan Balasan