Meluncurkan 24 Inovasi, Pemda Diapresiasi BRIN

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Muna LM. Rusman Emba dan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof.Dr.Muh.Zamrun Firihu, S.Si., M.Si., M.Sc bersepakat bakal mengakselerasi pembangunan daerah sesuai kapasitas masing-masing. Kedua pemimpin beda lembaga itu akan membangun daerah dengan mendorong kegiatan riset dan inovasi. Sebagai langkah awal, dua tokoh penting Muna itu meluncurkan 24 inovasi daerah yang diinisiasi Badan Penelitian dan Pengembangan Kab. Muna, Minggu (31/10) pagi, kemarin.

Bupati Muna LM. Rusman Emba (dua dari kanan), Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof.Dr.Muh.Zamrun Firihu, S.Si., M.Si., M.Sc (dua dari kiri) dan Wakil Bupati Muna, Bachrun Labuta (kanan) disela-sela peluncuran 24 inovasi Pemkab Muna, Minggu (31/10). LA ODE ALFIN / KENDARI POS

Peluncuran 24 inovasi itu merupakan momentum memulai budaya riset dan inovasi. Kepala Pusat Riset Kimia Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yeni Meliana juga ikut hadir dalam acara tersebut. Bupati Muna Rusman mengatakan, riset sangat diperlukan dalam pengambilan kebijakan agar efektif dan efisien diterapkan di masyarakat. Riset yang ditunjang dengan inovasi dapat menciptakan pemerintahan yang menyejahterakan. “Inovasi itu harus terus lahir dari pemerintah sebagai bukti adanya upaya menciptakan efektifitas dan efisiensi dalam pembangunan,” jelasnya didampingi Wakil Bupati Muna Bachrun.

Kepala OPD harus berinovasi dilingkup kerjanya. Inovasi itu indikator upaya mengelola potensi yang ada untuk menghasilkan nilai lebih bagi masyarakat. Birokrasi tanpa inovasi membuat sistem berjalan monoton dan kaku. “Banyak potensi tetapi jika tidak ada inovasi maka tidak bisa berdampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Rektor UHO, Prof. Zamrun menambahkan, indikator kemajuan daerah salah satunya dapat diukur dari seberapa banyak riset dan inovasinya. Sebab hal itu wujud langkah maju bagi daerah. Inovasi itu bisa datang dari mana saja, termasuk ketika berbaur dengan masyarakat. Makanya ia menyarankan, pejabat daerah harus dekat dengan masyarakat agar pikiran terbuka dan mengerti apa yang dibutuhkan daerah. “Kegiatan di ruang terbuka itu bisa mendekatkan rakyat dengan penguasa. Lewat obrolan santai atau dari hal-hal kecil seperti inilah bisa lahir inovasi-inovasi baru,” jelasnya.

Prof. Zamrun menyebut, Muna memiliki banyak potensi alam, sosial kemasyarakatan dan SDM berkualitas. Sebagai orang Muna diperantauan, ia memastikan akan ikut berpartisipasi memajukan daerah. “Daerah kita ini sebenarnya banyak potensi yang bisa dimanfaatkan. Kami yang di luar daerah pasti ikut membantu,” terang orang nomor satu di UHO itu.

Kepala Pusat Riset Kimia BRIN, Yeni Meliana mengapresiasi inovasi Pemkab Muna. Ia mengatakan, BRIN sudah beberapa kali bekerjasama dengan Pemkab Muna sejak tahun 2017. Diantaranya terkait pemanfaatan teknologi pengolahan (penyaringan) nira aren menjadi bioetanol. “Muna memiliki banyak SDA yang bisa dimanfaatkan. Hanya perlu ditunjang inovasi agar hasilnya lebih optimal,” ujarnya. (ode/b)

Muna Punya Banyak Potensi Alam dan SDM Berkualitas

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.