Rahma Safitri/Kendari Pos
Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra),Ir.Siti Mardati Saing, M. M., saat memastikan ketersediaan stok beras di Sultra hingga lima bulan kedepan.


KENDARIPOS.CO.ID–Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sultra, Ir. Siti Mardati Saing, M.M., menyebutkan stok beras untuk Sultra bakal aman Jelang Natal dan Tahun Baru. Bahkan berdasarkan data per November 2021 stok beras mencapai 10.541.305 kg atau setara dengan 10.541 ton.

Artinya, jumlah tersebut mampu memenuhi  kebutuhan pangan Sultra hingga lima bulan kedepan berdasarkan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH). 

“Untuk stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 10.541 ton. Bahkan kalau kita hitung rata-rata stok yang ada masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan kedepan. Jadi stok Bulog masih aman sampai sebelum panen raya,”
beber Siti Mardati Saing, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Selain beras, stok pangan lain yang dikelola Bulog selama November, yakni gula tersedia sekira 30 ton. Bila banyak permintaan maka bakal ada pengadaan gula pasir. Kemudian tepung terigu tahap pertama masih dalam perjalanan sekira 10 ton dan daging tahap pertama 6,5 ton, dimana pengadaanya ada dua tahap hingga bulan Desember mendatang.
.
“Untuk komoditas yang dikelola Bulog kita siap. Bahkan untuk kebutuhan Natal dan tahun baru saya kira semua aman, ” ungkapnya.

Siti Mardati menjelaskan, bila ada masyarakat, instansi, atau pun pihak lain yang akan membeli paket untuk Nataru Bulog siap untuk melayani. Seperti halnya dengan Idul Fitri atau momen perayaan hari besar keagamaan dan nasional lainya ada beberapa paket dengan harga lebih murah yang disiapkan untuk masyarakat.

“Pelayanan paket bisa langsung ke seluruh Bulog yang ada di Sultra, baik kantor wilayah, kantor cabang, maupun di kantor cabang pembantu. Insya Allah semua kita layani,” ungkapnya.

Ia pun berharap dalam perayaan Natal masyarakat yang merayakan bisa mendapatkan harga yang sesuai artinya tidak melewati harga eceran tertinggi (HET).
“Makanya kami bakal menjual dengan harga yang relatif murah sebab kami tak akan menjual harga komoditas diatas HET. Dengan demikian fungsi Bulog menjaga harga tingkat konsumen dapat kami laksanakan dengan baik,” jelasnya.(rah/b)

Tinggalkan Balasan