Nurlita Jaya AS

KENDARIPOS.CO.ID–Fenomena La Nina di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi diprediksi terjadi pada November hingga Desember 2021. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memerkirakan dan menyampaikan pemberitahuan.

Sebagai langkah mitigasi, seluruh wilayah di Sulawesi Tenggara harus bergerak, tak terkecuali di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konsel menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi bencana. Salah satunya mengedukasi masyarakat. “Saat ini kami memaksimalkan upaya yang bisa dilakukan, mulai dari memberikan informasi, komunikasi serta edukasi ke masyarakat untuk menghadapi dan menangani fenomena tersebut.

Sehingga ada upaya antisipasi dini yang akan dilakukan,” kata Kepala BPBD Konsel, Nurlita Jaya AS, Jumat (12/11). Ia menyebut, dari 25 kecamatan di Konsel, pihaknya telah melakukan pemetaan lokasi rawan bencana, khususnya banjir. BPBD Konsel selalu berjaga-jaga dengan situasi serta cuaca yang tidak menentu. Terus memonitor peringatan dini dari BMKG terkait potensi hujan dan terus secara real time ke aparat wilayah dan masyarakat.

“Kami selalu memaksimalkan edukasi dan sosialisasi masyarakat baik di kecamatan dan desa. Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kemungkinan yang bisa terjadi,” ujar Nurlita Jaya. Hal sederhana dan penting dilakukan masyarakat yakni selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. (c/ndi)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.