Ikbar

KENDARIPOS.CO.ID– Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konawe Utara (Konut) telah menyerahkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) untuk dibahas Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Semuanya telah melalui tahapan penyusunan rencana kegiatan anggaran (RKA), konsultasi tingkat komisi hingga penyerahan KUA-PPAS. “Penyusunan KUA-PPAS 2022 merupakan salah satu instrumen untuk menyinkronkan antara rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2021-2026 dan rencana pembangunan tahunan yang dituangkan dalam rencana kerja pembangunan daerah (RKPD),” kata Ketua DPRD Konut, Ikbar, akhir pekan lalu.

Politikus PBB Konut itu menguraikan, pembahasan KUA-PPAS sampai dengan penyerahan RAPBD telah dibahas bersama komisi hingga Banggar. “Sehingga di lintas komisi tinggal melihat di Organiasi Perangkat Daerah (OPD) mana yang ada usulan anggaran. Paling lama satu hari pembahasan lintas komisi selesai, baru kita lanjut untuk diteken penjabaran RAPBD yang akan dilaksanakan di Kendari,” sambungnya.

Pembahasan RAPBD, kata Ikbar, bukan hanya berbicara masalah anggaran dana alokasi khusus (DAK) atau lainnya. Namun membahas masalah anggaran pinjaman. Semua ditargetkan tuntas sebelum 30 November mendatang. “Pembahasan ini tinggal dua tahapan lagi sesuai pembahasan KUA-PPAS soal sektor unggulan mencakup pertanian, perkebunan dan perikanan. Tapi kita juga melihat dengan regulasi yang ada seperti sektor pendidikan harus mencapai 20 persen, Dinas Kesehatan 10 persen harus tercapai secara keseluruhan,” paparnya.

Makanya, Ikbar menegaskan, dari jadwal yang sudah ditetapkan bersama di DPRD agar dapat berjalan sesuai sistematis yang ada. Khusus pada tim TAPD harus proaktif dalam pembahasan anggaran nantinya. (c/min)

Tinggalkan Balasan