Hj. St. Chadidjah

KENDARIPOS.CO.ID– Deputi Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI menetapkan, batas pemutakhiran data mandiri bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) non ASN, hingga 15 November 2021 nanti. Menindaklanjuti instruksi tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konawe Selatan (Konsel) meminta seluruh ASN dan PPT segera menginput data dan riwayat pribadi mereka secara mandiri.

Kepala BKPSDM Konsel, Hj. St. Chadidjah, mengatakan, bagi pegawai yang belum melaksanakan proses PDM, segera melakukan pengusulan pada aplikasi MySAPK (sistem aplikasi pelayanan kepegawaian). Langkah tersebut untuk mempercepat penyelesaian PDM ASN dan PPT non ASN 2021, lingkup Pemkab Konsel.

BKN RI sebelumnya memberi waktu para ASN dan PPT non ASN, mengisi aplikasi MySAPK, mulai Juli hingga Oktober. Setelah monitoring evaluasi oleh BKN, deadline waktu kemudian diperpanjang hingga pertengahan November mendatang.
“Jika ada masalah dalam proses pengusulan PDM atau ketidaksesuaian data email, segera hubungi BKPSDM Konsel pada Sub Bidang Informasi Kepegawaian. Ini sifatnya wajib. Dikhawatirkan dapat memengaruhi layanan manajemen kepegawaian.

Kita sudah menyampaikan kepada seluruh ASN dan PPT non ASN 2021, tepat setelah surat tersebut diberikan. Baik itu secara langsung maupun melalui akun resmi BKPSDM Konsel. Sebenarnya, yang belum melakukan pemutakhiran data mandiri tinggal sedikit. Tapi kita tetap maksimalkan agar semua data diperbaharui,” tutup Hj. St. Chadidjah. (c/ndi)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.