“Kita harus jujur, kebanyakan generasi milenial malas membaca. Padahal,
manfaat membaca sangat penting untuk meluaskan cakrawala berpikir dan
menajamkan wawasan. Tanpa belajar, sulit berinovasi atau melahirkan ide-ide
cemerlang untuk mengembangkan diri,”
(Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin)

KENDARIPOS.CO.ID — Anandonia Luale Kendari adalah ingkaran sebuah fakta bahwa generasi muda kekinian, khususnya milenial semakin jauh dari jangkauan media cetak. Di era perkembangan media online dan media sosial yang seolah telah menjadi primadona, menjadikan media cetak bukan lagi satu-satunya sumber informasi bagi khalayak. Kendati demikian, suratkabar Kendari Pos masih mampu menjaga momentum dengan menjual jurnalisme berkualitas, mempertahankan kredibilitas konten, membangun sinergi serta beradaptasi melalui konvergensi. Atas reputasi itu, para Duta Wisata Anandonia Luale Kota Kendari merasa perlu menyilang gagasan dengan segenap manajemen/ direksi Kendari Pos selaku praktisi media terpercaya di Sultra demi kemajuan daerah, khususnya pada sektor tourism.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memperkenalkan potensi pariwisata, para Anandonia Luale Kota Kendari bersama manajemen/direksi Kendari Pos saling mengurai solusi dan tantangan yang dihadapi industri media, termasuk tren platform digital dan inovasi sektor kepariwisataan untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Pesona memukau para Luale Kota Kendari saat bertandang ke Graha Pena, Kendari Pos.

Merespon fenomena disrupsi, Kendari Pos menjelma multiplatform. Koran cetak, online, koran digital (aplikasi e-koran), media sosial (instagram, facebook, youtube) dimanfaatkan sebagai pintu-pintu untuk mencegat pembaca dari beragam kalangan, termasuk milenial. Begitupun bagi pelaku industri pariwisata, termasuk Duta Wisata Anandonia Luale harus mengambil peran dalam perkembangan zaman. “Duta wisata harus kreatif. Modal intelektual dan softskill perlu terus diasah untuk melahirkan inovasi. Agar tetap menjaga eksistensi dan menjalankan program promosi pariwisata, kemampuan manajerial juga penting,” urai Dirut Kendari Pos Irwan Zainuddin.

Selain itu, kesempatan ini turut memperkaya literasi digital para Anandonia Luale agar mampu berinteraksi di dunia digital yang banyak dijejali info-info fake dan hoax. Muda mudi pilihan itu belajar mengenali mediamedia kredibel. (*)

Tinggalkan Balasan