DISKOMINFO SULTRA FOR KENDARI POS
Gubernur Sultra, Ali Mazi (kanan) bersama Kepala Dinas Dikbud Provinsi Sultra, Asrun Lio (kiri).

–Raih Penghargaan People of The Year 2021
–Kategori Best Governor for Empowerment and Education


KENDARIPOS.CO.ID– Kiprah Gubernur Sultra, Ali Mazi memimpin daerah menggema hingga pentas nasional. Gubernur Ali Mazi pun didapuk gubernur terbaik se-Indonesia bersama sembilan kepala daerah lainnya. Hal itu terlegitimasi dengan raihan penghargaan People of The Year 2021, kategori Best Governor for Empowerment and Education. Gubernur Ali Mazi menerima penghargaan itu di Jakarta, Rabu (24/11) kemarin.

Penghargaan itu diraih berkat konsistensi Gubernur Sultra, Ali Mazi bersama Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas mengimplementasikan konsep pembangunan Gerakan Akselerasi Pemerataan Pembangunan Daratan Kepulauan (Garbarata) dan penerapan inovasi pendidikan di tengah pandemi Covid-19.

Penjaringan nominasi penghargaan itu melalui verifikasi administrasi dan verifikasi faktual oleh tujuh dewan juri hebat. Tiga diantaranya adalah profesor yakni Guru Besar Fisip UI, Prof.Dr.Eko Prasojo, Rektor IPB Bogor, Prof.Dr. Arif Satria, Epidemiolog UGM Yogyakarta, Prof.Dr.dr. Hari Kusnanto. Bahkan Gubernur Sultra Ali Mazi mengikuti sesi wawancara secara daring untuk menajamkan keputusan dewan juri.

Gubernur Ali Mazi mengatakan, penghargaan yang diraihnya merupakan salah satu capaian luar biasa. Sebab selama ini sebagai pimpinan Provinsi Sultra, ia hanya berpikir dan bekerja memajukan daerah. “Berkat kerja keras dan komitmen itu kita meraih beragam penghargaan. Salah satunya gubernur terbaik kategori best governor for empowerment and education. Ini merupakan capaian dan tantangan bagi kita agar bisa lebih baik lagi ke depannya, ” kata Gubernur Ali Mazi, kemarin.

Inovasi pendidikan Sultra Cerdas setahun terakhir di masa Covid-19 tahun 2020. Sebut saja, membangun sekolah baru SMA dan SMK Maritim, menambah ruang kegiatan belajar, laboratorium, membangun gedung perpustakaan modern setinggi 7 lantai.

Selain itu, menyiapkan pendirian Institut Teknologi Kelautan Buton (ITK-Buton), mendukung rencana pendirian Politeknik Industri di Morosi Kabupaten Konawe, dan hibah lahan BLK Kendari seluas 4,584. “Adapun Sultra Cerdas non-fisik, seperti bantuan siswa tidak mampu sebesar Rp1 juta per siswa. Beasiswa pendidikan bagi siswa, mahasiswa Diploma, S1, S2, S3, dan profesi guru. Insentif Guru Tidak Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil (GTTBPNS) Rp400 ribu per orang/bulan. Bantuan operator sekolah Rp 800 ribu/orang,” terangnya. (rah/b)

Tinggalkan Balasan