-Pengunjung Wajib Scan QR Code PeduliLindungi

KENDARIPOS.CO.ID– Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Kendari kembali diperpanjang hingga 22 November mendatang. Dari hasil hasil asesmen Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN), Kota Lulo belum turun level atau masuk di level 2. Perpanjangan PPKM diikuti beberapa perubahan regulasi. Salah satunya penerapan aplikasi PeduliLindungi.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan masyarakat yang hendak mengakses tempat keramaian kini diwajibkan melakukan scan QR code pedulilindungi. Kebijakan tersebut sudah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 58 tahun 2021 tentang PPKM. “Kita akan memasifkan barcode peduli lindungi di tempat yang sering dikunjungi banyak orang. Seperti hotel, tempat umum, mall-mall. Sehingga yang boleh mengakses tempat-tempat berpotensi kerumunan itu adalah orang-orang yang sudah vaksin,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Aplikasi peduliLindung

Sebenarnya penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah diatur dalam regulasi PPKM sebelumnya (Inmendagri Nomor 48 Tahun 2021. Hanya saja, pihaknya baru akan memulai penerapanya hari ini. Selain karena sudah diatur dalam inmendagri, penerapan aplikasi pedulilindungi juga bagian dari upaya pemerintah mendorong percepatan vaksinasi di Kota Kendari. Yang mana saat ini cakupannya baru mencapai 64,04 persen.
“Di masa PPKM, kami akan fokus pada optimalisasi program vaksinasi. Salah satunya kita dorong penggunaan aplikasi pedulilindungi,” kata Sulkarnain Kadir.

Terpisah, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid Kota Kendari, dr Algazali menyambut baik penggunaan aplikasi peduli lindungi sebagai salah satu syarat mengakses tempat keramaian. Itu penting diterapkan untuk meminimalisir penyebaran serta mempercepat terbentuknya herd immunity. “Regulasinya sudah jelas, tentu kita harus patuhi demi keselamatan kita bersama,” ujarnya. (b/ags).

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.