KENDARIPOS.CO.ID — Warga Kendari belum semuanya menyadari pentingnya vaksinisasi. Hingga kini, masih banyak yang enggan divaksin. Padahal Pemkot Kendari telah memberi berbagai kemudahan dengan membuka pelayanan vaksinasi di setiap Puskesmas. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, sebanyak 93.179 warga metro belum divaksin.

Kepala Dinkes Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan cakupan vaksinasi di Kendari belum mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Untuk bisa mencapai itu, minimal warga yang telah divaksin mencapai 70 persen. Saat ini, cakupan vaksinasi baru mencapai 64,86 persen.

Seorang remaja mendapatkan vaksin Covid-19 dari Petugas Kesehatan (Nakes) Dinas Kesehatan (Dinkes Kendari), beberapa waktu lalu.

“Dari 265.147 sasaran, baru 171.968 warga yang telah disuntik vaksin. Dari jumlah itu, sebanyak 116.811 orang yang telah menerima vaksin kedua dan 2.521 yang disuntik booster (vaksin ketiga),” jelas drg Rahminingrum saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/11).

Untuk mendongkrak jumlah vaksinasi lanjutnya, pihaknya telah membuka layanan vaksinasi di Puskesmas termasuk di kantor Dinkes Kendari. Bagi warga yang ingin divaksin, bisa segera mendatangi pusat pelayanan. Syaratnya, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mengisi formulir registrasi.

Dari beberapa kelompok, lansia dan masyarakat umum yang presentasenya belum maksimal. Untuk masyarakat umum atau rentan progresnya baru mencapai 49,56 persen. Dari 170.409 jiwa, sebanyak 84.461 diantaranya telah divaksin sementara lansia baru 58,31 persen. (b/mg1)

Program Vaksinasi di Kendari
Sasaran 265.147 Jiwa
Telah Divaksin 171.968 Jiwa

-5.623 Nakes (135,46 Persen)

44.693 Petugas Publik (118,2 Persen)
-9.936 Lansia (58,31 Persen)
-84,461 Masyarakat Umum (49,56 Persen)
-27.255 Remaja (76,27 Persen)
-377 Orang Vaksin Gotong Royong

Tinggalkan Balasan