Dr. Muis, S.Pi., M.Si

KENDARIPOS.CO.ID– Proyek pembangunan Kampus B Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) telah rampung. Kampus B Merah Marun itu telah difungsikan sejak tahun akademik 2020/2021 lalu oleh 8 Program Studi (Prodi) untuk aktivitas belajar mengajar.

Masing-masing, strata satu Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Peternakan, Perikanan, Kimia, Matematika, Ilmu Kelautan, dan Ilmu Komputer. Koordinator Kampus B USN Kolaka Buteng, Dr. Muis, S.Pi., M.Si mengungkapkan, gedung perkuliahan tersebut, sudah fungsional sejak tahun lalu.

Dosen Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan USN Kolaka mengatakan pihaknya bersyukur dengan tuntasnya pembangunan gedung USN di Buteng, meskipun belum diresmikan, namun sudah bisa dimanfaatkan civitas akademika. “Kurang lebih 800 mahasiswa dari delapan Prodi telah aktif dalam proses belajar mengajar. Jumlah dosen 40 plus tenaga pendidikannya,” kata Doktor Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB ini di ruangkerjanya, Senin (2/11).

Menurutnya, Kampus B USN Kolaka Buteng, memiliki fasilitas ruang perkuliahan dan sarana pendukung lain yang sangat refresentatif. Selain kualitas bangunan gedung, dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang berkualitas. “USN di Buteng, sebagian masyarakat belum mengetahui bahwa kampus tersebut adalah kampus negeri.

Alhamdulillah seiring urgensi dan fungsionalnya maka keberadaan kampus USN ini, akan menjawab tuntutan dan kebutuhan yang dihadapi saat ini maupun di masa datang, “tandas Muis. Hal senada disampaikan Ketua Prodi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi USN Kolaka Ansar, S.Si., M.Si. Katanya, kegiatan perkuliahan di Kampus B USN Kolaka Buteng, telah berjalan. “Proses belajar mengajar di masa pandemi, kami tetap menjalankan sesuai protokol kesehatan sampai saatini, “tukasnya.

Sementara itu, Pengelola Dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) USN Kolaka, Arbain, S.Pd., M.Si, mengatakan pembangunan Kampus B USN di Buteng dimulai tahun 2020 lalu. Proyek itu menghabiskan dana senilai Rp 60 miliar lebih. “Pembangunan gedungini, Alhamdulillah berjalan setahun lebih karena selesai pada tahun 2021 dengan menelan dana kurang lebih Rp 67 miliar. Serapan dana sebesar itu, masuk dalam satu paket plus meubeler, “ungkapnya, kemarin. (uli/b)