Muhammad Akib Ras

KENDARIPOS.CO.ID–Pemasangan perangkat Base Transceiver Station (BTS) sangat diperlukan, utamanya pada wilayah yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi. Hal itu mendasari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Konawe menggandeng salah satu provider telekomunikasi nasional untuk memasang BTS pada dua wilayah terisolir, yakni Kecamatan Latoma dan Routa. Tahun ini, ada tujuh tower BTS akan dibangun di dua wilayah tersebut.

Kepala Diskominfo Konawe, Muhammad Akib Ras, memastikan pemasangan tower BTS pada tahun 2021 ini. Di Kecamatan Latoma akan ditempatkan pada empat titik. Sementara di Routa, tiga titik. “Untuk tujuh titik ini, salah satunya di Desa Nesowi, Kecamatan Latoma. Insyaallah mungkin mulai tanggal 1 Desember 2021 ini. Pihak dari Kementerian Kominfo RI akan turun untuk launching BTS tersebut,” ujar Muhammad Akib Ras, Senin (22/11).

Ia mengatakan, Kecamatan Latoma dan Routa dipilih menjadi lokasi pemasangan tower BTS karena masuk kategori daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T) di Konawe. Menurutnya, selama ini dua kecamatan tersebut belum sepenuhnya terakses dengan jaringan telekomunikasi. “Memang ditahun 2019 kita juga sudah pasang BTS pada dua titik di tiga kecamatan, yakni Latoma, Asinua dan Routa. Kita harapkan dengan adanya pemasangan di tujuh titik ini, tidak ada lagi keluhan warga Latoma dan Routa terkait jaringan telekomunikasi,” harapnya.

Ia menyebut, pihak Pemerintah Kabupaten hanya mengusulkan untuk disetujui pusat. “Insya Allah kita akan selalu mengusul pemasangan tower BTS tiap tahun untuk daerah-daerah lain di Konawe,” tandasnya. (c/adi)

Tinggalkan Balasan