KENDARIPOS.CO.ID — Sudah 76 tahun Indonesia merdeka, namun belum semuanya masyarakat di Bumi Anoa menikmati aliran listrik. Berdasarkan data Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, masih ada 67 ribu rumah yang belum tersambung jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kabid Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Dinas ESDM Sultra, Muhammad Ilyas mengakui masih banyak rumah yang belum menikmati listrik dari PLN. Selain karena tidak mampu, masih ada daerah yang belum bisa diakses jaringan PLN. Untuk mengatasi hal itu, Pemprov telah menyiapkan sejumlah program melalui “Sultra Menyala”.

“Bagi masyarakat tidak mampu, kita bantu melalui program listrik gratis. Setiap tahun, kita siapkan sambungan kepada 200 Kepala Keluarga (KK). Pada program ini, kami turut bekerja sama dengan pihak PLN,” kata Muhammad Ilyas saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/11)

Untuk wilayah yang belum diakses jaringan PLN, pihaknya rutin melakukan pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Hidrolik (PLTMH). Selain itu, pihaknya turut membangun sinergitas dengan Pemda dan PLN. Salah satunya di Kecamatan Laonti.

“Kalau dari PLN, mereka sudah siap untuk membangun jaringan listrik ke Laonti. Namun karena akses belum memadai, sehingga masih sulit untuk dijangkau,” imbuhnya.

Petugas Teknis PLN membuat penyangga jaringan listrik dan konstruksi stavolt di jl. Brigjend M. Yunus By Pass, Kendari, Kamis 149 (8) LM SYUHADA RIDZKY/KENDARI POS

Berdasarkan laporan dari PLN, wilayah pedesaan di Sultra sudah dialiri listrik. Meskipun ada yang jaringan PLN maupun non PLN. Adapun yang non PLN seperti PLTS dan PLTMH. “Jadi kalau bicara skala wilayah desa, dari 2000-an Desa yang ada di Sultra sudah menyala. Kendati masih menggunakan listrik non PLN,” ujarnya. (b/kam)

Program Sultra Menyala
-Penyambungan Listrik Gratis
Tiap Tahun, 200 KK (Kerjasama PLN)
-Pengadaan PLTS dan PLTH
-Bangun Sinergisitas dengan Pemda

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.