DOK. ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
ANDALKAN DAU : Tahun 2021 ini DAK DKP Wakatobi mencapai Rp 1,4 miliar dan sudah dialokasikan untuk membantu puluhan kelompok nelayan. Sayangnya alokasi anggaran serupa tak dapat dinikmati lagi 2022 mendatang.

KENDARIPOS.CO.ID–Setiap tahun Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Wakatobi selalu mendapatkan alokasi dana khusus (DAK). Namun untuk tahun 2022 mendatang, diprediksi nihil. Meskipun tahun 2021 pihaknya sudah mengusulkan bantuan untuk nelayan Wakatobi melalui DAK pada tahun depan, namun sampai kini belum ada respon.

Bagi kelompok nelayan yang mengharapkan bantuan tahun 2022, akan diupayakan melalui dana alokasi umum (DAU).
Tahun 2021 ini DAK DKP Wakatobi mencapai Rp 1,4 miliar dan sudah dialokasikan untuk membantu puluhan kelompok nelayan. Peserta penerima akan mendapatkan bantaun sesuai yang diusulkan pada tahun 2020 lalu.

Ada cold box, jaring hingga perahu lengkap dengan mesinnya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP Wakatobi, Mulyanto, membenarkan, pihaknya tetap akan menguayakan ada bantuan untuk para nelayan melalui DAU. Namun akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Pasalnya, setiap tahun ada puluhan nelayan yang mengharapkan bantuan alat tangkap hingga perahu.
“Kalau tahun depan untuk DAK lebih banyak ke bidang pariwisata. Kan DAK ini diklaster, jadi prioritasnya ke pariwisata dulu di Wakatobi. Untuk kita (DKP) tahun depan kosong,” terangnya, Minggu (7/11).

Kendati selama ini pihaknya selalu mendapatkan DAK, hampir setiap tahun pula selalu dibarengi dengan DAU. “Jadi, untuk kelompok nelayan tahun depan akan diprosikan melalui DAU. Jadi, tergantung kemampuan daerah juga. Tapi, tetap ada usulan yang akan diberikan kepada nelayan,” tambahnya. Baik DAK maupun DAU dialokasikan untuk kelompok nelayan yang tersebar di Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. (c/thy)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.