Taufik Tombuli

KENDARIPOS.CO.ID– Alas hak kepemilikan lahan untuk 170 bidang tanah di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Bina Lapokamata, Desa Rejosari, Kecamatan Lasalimu Selatan mulai disiapkan Pemerintah Kabupaten Buton.

170 bidang tersebut merupakan lahan usaha (LU) 2 yang rencana pengukurannya dituntaskan tahun ini. Untuk lahan pekarangan dan LU 1 sudah dibagikan sejak akhir 2020 lalu sebanyak 350 sertifikat.

Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Buton, Taufik Tombuli mengatakan, proses sertifikat hak milik (SHM) untuk lahan 2 itu memang cukup lama. Namun saat ini berkas-berkas usulannya sudah masuk ke Badan Pertanahan Negara (BPN). “Sementara diurus sertifikatnya. Masih di pertanahan, kemudian dilakukan pengukuran dulu, mudah-mudahan bisa selesai tahun ini,” jelasnya, Selasa (2/11).

Mantan Kadisenda Buton itu menambahkan, soal SHM sejatinya tidak memengaruhi aktivitas warga di Lapokamata itu. Sebab, lahan itu sudah dimanfaatkan.

Sertifikat tanah hanya berbentuk penegasan kepemilikan saja. “Tetap akan jadi hak milik, hanya menunggu waktu saja, itu kan sudah diolah tanahnya, jadi tidak berpengaruh sebenarnya. Hanya kita pun usahakan secepatnya tuntas,” tambah Taufik Tombuli. (c/lyn)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.