Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Ilyas, SE., MDM., saat mengukuhkan para mahasiswa IAIN dan siswa SMA, SMK/MA se Kota Kendari sebagai Duta Moderasi Beragama tahun 2021 di Same Hotel Kendari. 


KENDARIPOS.CO.ID–Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari mengukuhkan 13 mahasiswanya sebagai Duta Moderasi Beragama Tahun 2021. Selain mahasiswa IAIN, pengukuhan juga dilakukan pada 21 siswa SMA, SMK, MA atau sederajat se Kota Kendari oleh Gubernur Sultra yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sultra, Muhammad Ilyas, SE., MDM.

Gubernur Sultra yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Ilyas, SE., MDM memberi apresiasi kepada IAIN Kendari yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya menggalakkan moderasi beragama di Sultra.

“Kita berharap kedepanya seluruh komponen di lingkungan IAIN Kendari  dapat terus menjaga eksistensi IAIN Kendari dan memainkan peran penting untuk membentengi masyarakat dalam upaya memaksimalkan gerakan moderasi beragama di tengah merebaknya isu radikalisme dan ekstrimis agama,” kata Ilyas.

Menurutnya, kampus dapat menyebarluaskan pemahaman moderasi beragama di tengah masyarakat. Upaya itu dapat dilakukan melalui kegiatan pembinaan keagamaan dan program lain secara terencana, terintegrasi dan berkelanjutan yang dilaksanakan secara masif, baik oleh tenaga pendidik maupun mahasiswa dan masyarakat secara umum.

“Berkat upaya bersama, salah satu langkah kongkrit saat ini moderasi beragama telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024 yang disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),” tambahnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd., mengatakan para duta moderasi beragama yang telah dikukuhkan harus memaksimalkan kemampuan diri dalam menyosialisasikan moderasi beragama di tengah kemajemukan masyarakat Sultra.

“Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan dan menjadi panutan generasi milenial maupun masyarakat umum dalam mewujudkan moderasi beragama di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara,” terang Prof. Faizah.

Wakil Rektor I, Dr. Husain Insawan, M.Ag selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa penyelenggaraan pengukuhan Duta Moderasi Beragama merupakan bentuk komitmen dari IAIN Kendari dalam menyuarakan moderasi beragama.

“Moderasi ini bagi IAIN Kendari tidak sekadar wacana tetapi sudah diterapkan bahkan dilembagakan melalui pembentukan Rumah Moderasi. Kami berharap, rekomendasi dan gagasan yang lahir dari FGD ini dapat menjadi acuan kita semua dalam memperkuat pengarusutamaan moderasi di daerah ini,” ujarnya.

Sebagai informasi pengukuhan mahasiswa dan siswa yang dinobatkan sebagai Duta Moderasi Beragama merupakan para ketua dan pengurus lembaga kemahasiswaan lingkup IAIN Kendari dan para ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Kendari, SMAN 3 Kendari, SMAN 4 Kendari, SMAN 7 Kendari, SMAN 8 Kendari, SMAN 10 Kendari, SMAN 11 Kendari, SMAS Muhammadiyah Kendari, SMAS Ilmiah Kendari, MAN 1 Kendari, MAN Insan Cendekia Kendari, MAS Al-Fath Kendari, MAS PESRI Kendari, MAS As-Syafiiyah Kendari, MAS DDI Kendari, SMKN 1 Kendari, SMKN 3 Kendari, SMKN 5 Kendari, SMKS Lifeskill Kendari dan SMKS Ponpes Darul Mukhlisin Kendari. (rah/b)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.