–Dari Kepala Kemenag Kota Jadi Kepala Kemenag Provinsi
–Dilantik Menteri Agama Sebagai Kepala Kemenag Provinsi

KENDARIPOS.CO.ID– Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sultra kini punya nakhoda baru. Zainal Mustamin dilantik Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Jumat (8/10) kemarin.
Zainal Mustamin naik “kelas”. Semula, kewenangan Zainal hanya sebatas level Kota Kendari sebagai kepala kantor. Kini, Zainal punya wewenang di lingkup Kemenag se-Provinsi Sultra sebagai Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sultra.

Kepala Subbagian Umum dan Humas Kemenag Sultra, Basiuddin mengatakan, Zainal Mustamin dilantik bersamaan dengan 15 pejabat eselon II lainnya oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas. Pelantikan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Basiuddin meyakini kiprah Zainal Mustamin memimpin Kantor Kemenag Kota Kendari selama ini akan membawa Kemenag Sultra menjadi wadah pembinaan kehidupan beragama terbaik di Indonesia.”Kami yakin Zainal Mustamin amanah,” kata Basiuddin, kepada Kendari Pos, kemarin.

Basiuddin mengutip pesan Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam pelantikan pejabat eselon II di Kemenag pusat. Menag Yaqut Cholil meminta para pejabat yang dilantik agar wajib memahami dan menaati sumpah jabatan yang diucapkan dengan nama Tuhan dan di bawah kitab suci agama.

“Apabila suatu saat saudara-saudara bertemu peluang dan celah yang mengarah pada potensi penyalahgunaan jabatan atau memanfaatkan jabatan untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, kelompok dan golongan, maka ingatlah selalu kalimat sumpah jabatan yang diucapkan setiap memangku jabatan baru. Dalam ajaran agama, sumpah adalah janji dan setiap janji memiliki konsekuensi dunia dan akhirat,” kata Menag Yaqut.

Menag Yaqut berharap para pejabat yang dilantik mengoptimalkan seluruh kemampuan intelektual, kemampuan kepemimpinan dan manajerial serta kemampuan sosio-kultural dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di tempat masing-masing secara totalitas.

“Jaga integritas pribadi, pegang teguh sikap amanah dan menghindari perbuatan korupsi, transaksional dan penyalahgunaan jabatan. Mari bersikap adil sejak dari dalam pikiran, kebijakan dan tindakan karena Kementerian Agama hadir untuk melayani semua pemeluk agama di negara kita sesuai konstitusi,” pesan Menag.

Sekedar informasi, pejabat eselon II yang dilantik merupakan hasil seleksi jabatan tinggi pratama yang digelar Kemenag. Mereka akan menempati posisi baru di Biro Setjen Kemenag, Direktur di Bimas Islam dan Hindu, serta Kakanwil Kemenag Provinsi dan Kepala Biro PTKN (Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri). (ags/b)