KENDARIPOS.CO.ID — Pemkot Kendari terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan nelayan. Tidak hanya pemberian stimulus berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bansos lainnya, pemerintah turut menyalurkan bantuan alat tangkap nelayan. Diantaranya, kapal, pancing, pukat, cool box dan masih banyak lagi.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat nelayan. Apalagi di masa pandemi yang serba sulit. “Saya sudah instruksikan Dinas Perikanan untuk memastikan para nelayan terdata dan bisa mendapatkan bantuan termasuk pendampingan,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Sulkarnain Kadir

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kendari, Imran Ismail mengaku telah menyalurkan bantuan alat tangkap kepada kelompok nelayan. Untuk kapal, ada 20 unit berkapasitas 3-5 Gross Tonage (GT) yang disalurkan. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan alat pancing, jaring ramah lingkungan dan alat tangkap kepiting.

Pemberian bantuan diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan nelayan agar bisa mengakses potensi perikanan Kota Kendari yang terbentang luas sekira 177 km dengan garis pantai 35 km dari Purirano hingga Pantai Nambo. “Potensi perikanan kita cukup baik untuk kita kelola,” kata Imran.

Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kendari ini menambahkan turut memberikan stimulus bantuan kepada nelayan seperti pemberian sarana Bidikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) pada kelompok nelayan di wilayah daratan (Baruga, Wuawua, Puuwatu, Poasia, Kadia) serta pemberian stimulus BLT pada sekira 2.141 nelayan.

“Melalui bantuan pemerintah, para nelayan diharapkan bisa memanfaatkan dengan baik agar mereka bisa mandiri dan berdaya saing. Jika sudah begitu kami yakin tarah hidup mereka bisa meningkat. Bisa lebih sejahtera,” kata Imran. (b/ags)

Bantuan Nelayan

  1. Alat Tangkap
    -20 Unit Kapal Berkapasitas 3-5 GT
    -Jaring, Pancing dan Alat Tangkap Kepiting
  2. Stimulus
    BLT 2.141 Nelayan
    Bidikdamber (Baruga, Wuawua, Puuwatu, Poasia, Kadia)