ELYN IPO/KENDARI POS
WARGA ANTUSIAS : Kajari Buton, Ledrik Victor Mesak Takaendengan (kiri) bersama Bupati, La Bakry (tengah) saat menghadiri kegiatan vaksinasi “Pakem Sakti untuk Indonesia Hebat” yang diprakarsai Kejaksaan Negeri setempat, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Pelataran kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton terlihat ramai sejak Selasa (26/10) pagi. Ratusan warga berkumpul untuk mengikuti vaksinasi massal yang diprakarsai oleh Korps Adhyaksa di Tanah Wolio tersebut. Selain mendapatkan pelayanan vaksin, ragam door prize juga disiapkan panitia untuk menambah motivasi warga.
Kajari Buton, Ledrik Victor Mesak Takaendengan, menyebut, vaksinasi itu dilabeli “Pakem Sakti untuk Indonesia Hebat”.

Pakem merupakan akronim dari motto kerja Kejari Buton yakni Profesional, akuntabel, komitmen, edukatif dan melayani. “Pakem Sakti namanya, karena kita juga baru saja memperingati hari Kesaktian Pancasila. Dan vaksin ini harus memberikan dampak kesaktian untuk tubuh dan membuat kita kuat,” analogi Kajari, kemarin.

Ledrik Victor mengatakan, vaksinasi itu terselenggara berkat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Karenanya, ia berharap kejaksaan bersama Pemkab bisa mendorong  masyarakat untuk terus melakukan vaksinasi agar tercipta herd immunity. “Mitra utama kami Pemkab Buton dan ini juga sebagai bentuk tindak lanjut dari perintah Kajagung untuk mendukung penuh kegiatan pemerintah melakukan vaksinasi Covid-19 demi percepatan ekonomi,” tambahnya.

Kejari Buton menggelar vaksinasi itu selama dua hari dengan target partisipasi masyarakat 500 hingga 1.000 orang. Dosis vaksin yang disiapkan 1 hingga 3. “Kita juga bersiap kalau seandainya membludak, akan diperpanjang waktunya,” ujarnya. Sementara itu,

Bupati Buton, La Bakry, mengapresiasi kegiatan vaksinasi pakem sakti itu. Menurutnya, vaksinasi tersebut merupakan yang terbesar di Buton karena menyiapkan door prize yang luar biasa. Masyarakat seperti datang rekreasi. Karena selain disiapkan makan minum, ada juga tempat berswafoto. “Hadiahnya luar biasa, ini terbesar di Buton selama gelaran vaksin. Karena ada tiga unit motor, sepeda banyak sekali, belum lagi perabot-perabot. Terima kasih dan salut untuk Kejari Buton,” ungkapnya saat sambutan.

La Bakry berharap, ide tersebut bisa ditindaklanjuti jajarannya di Pemkab Buton. Sebab, sesuai instruksi presiden dalam rapat via zoom beberapa hari lalu, sebelum 2022 mendatang, capaian vaksinasi sudah harus melewati angka 50 persen.
“Kita masih ada waktu, supaya Desember sudah 50 persen juga.

Saat ini angka vaksinasi baru di atas 30 persen,” tandasnya dalam kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Kabupaten Buton, La Ode Zilfar Djafar, Ketua TP-PKK, Delya Montolalu, Ketua DPRD, Hariasi Salad, Kapolres, AKBP Gunarko, Dandim, Letkol Inf. M. Fauzan hingga para pejabat lingkup Pemkab Buton. (b/lyn)