KENDARIPOS.CO.ID– Harapan warga agar jalan menuju Amohalo, Kelurahan Baruga segera terwujud. Infrastruktur jalan di wilayah penghasil beras di Kota Lulo ini bakal dibenahi. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan melakukan inventarisasi panjang jalan yang mengalami kerusakan.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir berjanji akan memperbaiki akses jalan di Amohalo. Sebab akses ini penting dalam mendukung mobilitas masyarakat khususnya petani sehingga melancar jalur pemasaran hasil panennya. Apalagi roduksi beras di kawasan persawahan Amohalo cukup menjanjikan. Sekali panen, produksinya mencapai 3.500 ton beras.

Atas dasar itulah, politisi Partai keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menindaklanjutinya. “Saya sudah intruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menginventarisi berapa panjang jalan yang rusak. Kami segera perbaiki. Mohon warga sekitar untuk bersabar,” kata Sulkarnain kemarin.

Sebelumnya, Ketua Kelompok Tani Samaendre Amohalo, Arif Rampe mengatakan, akses jalan usaha tani yang dibuat pemerintah masih berbentuk pengerasan sehingga menyulitkan warganya memasarkan hasil panen beras kepada masyarakat. Jika diguyur hujan, jalan cepat mengalami kerusakan, becek dan tidak bisa dilalui.”Kami harap Pemerintah Kota Kendari bisa melakukan perbaikan jalan usaha tani yang ada didalam kawasan persawahan ini (Amohalo)

Itu belum termasuk akses jalan dari Nanga-nanga yang juga rusak. Selama ini, kami melakukan perbaikan secara swadaya bila mengalami kerusakan,” ujarnya.

Sekedar informasi, sebanyak 16 kelompok petani yang bergantung pada jalan tersebut. Panjang jalan usaha tani yang dibangun pemerintah saat ini tercatat sekira 3 kilometer. Kondisi jalan masih perkerasan, mudah rusak jika diguyur hujan. (c/ags)