Seorang Lansia sedang melakukan registrasi untuk mendapatkan vaksin di palataran Kantor Dinas Kesehatan Kota Kendari


-Kendari Kejar Herd Immunity

KENDARIPOS.CO.ID– Agar terbebas dari wabah corona, vaksinasi menjadi salah satu jalan keluarnya. Tak heran, Pemkot Kendari terus berupaya menggalakan vaksinasi. Sejauh ini, cakupan vaksinasi telah mendekati 60 persen. Padahal untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok, minimal 70 persen warga metro harus divaksin. Dari sejumlah kategori, kelompok lanjut usia (Lansia) yang cakupannya masih terbilang rendah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari, drg. Rahminingrum mengatakan, proses vaksinasi terhadap lansia sangat menentukan tercapainya Herd Immunity. Pasalnya, lansia menjadi salah satu kelompok yang menjadi sasaran vaksinasi dengan kontribusi sebanyak 6,43 persen terhadap herd immunity.

“Di Kendari, jumlah lansia cukup banyak, yakni sekitar 17.040 jiwa. Jangan sampai mereka tidak divaksin lantas tidak tercapai herd immunity,” kata Rahminingrum, kemarin.
Ia mengakui cakupan vaksinasi bagi lansia di Kota Kendari masih rendah. Posisinya masih berada diangka 55,29 persen atau baru 9.422 lansia yang menerima vaksin. Sementara target herd immunity minimal 70 persen atau sekitar 11.928 dari 17.040 sasaran harus sudah divaksin.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka yang memiliki lansia di rumah atau di lingkungan sekitarnya untuk disarankan mendapatkan vaksin. Mungkin selama ini kendalanya karena lansia kesulitan menjangkau lokasi vaksinasi karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan. Tapi kalau ada permintaan masyarakat, petugas kami akan siap ke lokasi lansia,” pungkasnya. (ags)