Rektor Unsultra, Prof.Dr.H. Andi Bahrun, M.Agrc (kiri) dan Mantan Menteri Pertanian RI 2014-2019, Dr. H. Andi Amran Sulaiman, M.P (kanan) saat mengikuti kegiatan seminar nasional “Mempersiapkan SDM Multitalenta di Era Disrupsi” di Gedung WTC Unsultra.

-Helat Seminar Nasional

KENDARIPOS.CO.ID– Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) berkomitmen melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompeten. Berbagai upaya terus digenjot kampus “SEKSI” ini. Salah satunya dengan menggelar kegiatan seminar nasional secara offline di Gedung WTC Unsultra.

Kegiatan yang bertajuk “Mempersiapakan SDM Multitalenta di Era Disrupsi”, menghadirkan
keynote speaker yaitu, Dr. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., (Menteri Pertanian RI 2014-2019) Founder TIRAN Group, serta Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Prof.Dr. Jasruddin, M.Si.

Dr. Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa generasi penerus bangsa, harus dipersiapkan, terutama potensi akademik dan skillnya, karena kedepannya merekalah yang akan memegang kendali bangsa ini.

“Saya ingin generasi muda kita diarahkan dan diayomi dengan baik, terutama pengembangan kompetensinya, dengan harapan kedepan mereka bisa menjadi sosok yang mandiri dan berintelektual tinggi. Pastinya dukungan dan bimbingan pendidikan yang berkualitas, saya yakin Unsultra mampu melakukan hal tersebut,” ungkap Andi Amran Sulaiman, Sabtu (9/10) lalu.

Yang harud diingat, lanjut dia, setelah menjadi alumni mereka bukan lagi mencari pekerjaan, tapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Artinya, mereka bisa ikut membangun bangsa, dengan menciptakan lapangan pekerjaan swasta maupun wirausaha lainnya,” bebernya.

Rektor Unsultra, Prof.Dr. Andi Bahrun, M.Agrc., mengungkapkan seminar ini merupakan kegiatan ilmiah, dalam rangka memperingati Dies Natalis Unsultra ke-35 tahun. Dimana di usia ini, target dan tujuan Unsultra untuk menjadi univeritas yang unggul dan berkualitas sehingga berbagai upaya peningkatan terus dilakukan.

“Kami optimis bahwa Unsultra harus bisa mengambil peran, untuk memajukan bangsa menjadi lebih baik, dengan menciptakan SDM yang unggul, berkualitas, dan berkompeten diberbagai ilmu pengetahuan. Karena kami sadar, di era sekarang majunya sebuah bangsa ditentukan melalui SDM yang bermutu,” jelasnya.

Lanjut dia, di era disrupsi saat ini menuntut semuanya harus bisa menguasai berbagai hal, untuk mampu bertahan dan menyesuaikan dengan kondisi kedepan. Untuk itu, berbagai pengembangan skill terus dilakukan secara maksimal.

“Mereka harus bisa lebih kreatif, inovatif, dan berskill. Kami siap untuk menciptakan SDM dengan metode pembelajaran yang lebih berkualitas, dengan pendekatan problem solving artinya bagaimana menyelesaikan suatu masalah sehingga teori sudah ada digenggaman. Dengan sistem itu, saya yakin mahasiswa bisa menjadi lebih berkompeten,” paparnya.

“Ditambah lagi dengan berbagai kerja sama yang dilakukan dengan pihak universitas, Industri, dan lain sebagainya. Serta adanya program Merdaka Belajar yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek, semakin mendukung penuh pengemban potensi akademik para mahasiswa. Sehingga kualitas yang mereka miliki bisa optimal,” tutup Guri Besar Bidang Pertanian UHO ini. (ilw/b)