-Permudah Pembayaran, Hadirkan Portal Jakpa


KENDARIPOS.CO.ID — Sistem pelayanan di lingkup Pemkot Kendari kini lebih modern. Satu persatu layanan manual mulai digantikan dengan sistem digital. Salah satunya di bidang pembayaran pajak. Saat ini, pemerintah telah menyediakan layanan portal pajak menyapa (Jakpa). Layanan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini sangat memberi kemudahan kepada masyarakat yang ingin membayar pajak terutama pajak bumi bangunan (PBB).

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir menyambut baik hadirnya portal tersebut. Di era digitalisasi, sudah saatnya pemerintah hadir untuk memudahkan masyarakat dalam setiap pelayanan, termasuk dalam hal pembayaran PBB. Layanan portal Jakpa sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah yang meningingkan sistem pemerintahan (pelayanan) berbasis elektronik SPBE sebagai mana yang diatur dalam Perpres nomor 95 tahun 2018.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (kiri) didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov Sultra Bimo Epyanto (kanan) memperlihatkan aplikasi Link Aja yang digunakan untuk bertransaksi, terutama pada pungutan retribusi. Agus Setiawan/Kendari Pos

“Program ini merupakan wujud implementasi visi daerah yakni menjadikan Kendari sebagai kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan), teknologi dan informasi. Saya sudah instruksikan Bapenda untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Saya harap inovasi Jakpa yang ada saat ini untuk dikembangkan sehingga bisa mengakomodir seluruh layanan pajak di Kendari,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Terpisah, Kepala Bapenda Kendari, Sri Yusnita mengaku akan terus mengembangkan Jakpa sehingga semakin memudahkan masyarakat yang mengksesnya. Sejauh ini, terdapat tiga aplikasi yang bisa diakses masyarakat dalam portal jakpa. Salah satunya adalah aplikasi e-PBB.

“Jadi masyarakat bisa membayar PBB-nya dimana pun berada dengan mengkases www.jakpa.kendarikota.go.id. kemudian memilif fitur e-PBB dan mengikuti petunjuk (prosesdur) yang ditetapkan,” kata Sri Yusnita.

Metode pembayaran di e-PBB masih berbasis Virtual Account (VA). Sejauh ini, pihaknya masih menunggu kesiapan Bank Sultra untuk penyemataan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di dalam layanannya. Ia berharap hadirnya inovasi portal jakpa khususnya aplilasi e-PBB bisa mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mencegah potensi kebocoran anggaran.

“Kalau tidak ada tatap muka kan lebih bagus. Untuk meminimalisir kebocoran pendapatan. Kami berupaya mendorong digitalisasi paymen menjadi sebuah budaya di masyarakat. Agar nantinya masyarakat bisa merasa aman karena uangnya langsung masuk dalam kas daerah (Kasda) tanpa melalui perantara,” kata Sri Yusnita. (b/ags)