Kepala Balitbang Muna, Syahrir

KENDARIPOS.CO.ID– Pemerintah Kabu­paten Muna bakal mel­akukan launcing tiga inovasi daerah. Pro­gram yang diinsiasi Badan Penelitian dan Pembangunan Daerah Muna itu antara lain Sanimowala (Sunday Morning mari beriba­dah, berolahraga, ber­wisata, berinovasi dan bersilaturahim), Ka­banti (kabar tentang wuna bharakati) dan Pointau (partisipasi orang Muna dari tanah rantau).

Kepala Balitbang Muna, Syahrir men­gatakan, launching direncanakan Minggu, 31 Oktober mendatang di Masjid Almunajat Raha. Dimulai dengan salat subuh berjamaah dan olahraga bersama. “Hiburannya ialah per­tunjukkan musik tiga warna,” jelasnya.

Ia menerangkan, tiga inovasi daerah meliputi Sanimowala bertujuan sebagai peningkatan interaksi kegiatan ke­masyarakatan untuk membangun silatu­rahmi dan memupuk kebersamaan. Inovasi Kabanti merupakan program sosialisasi kegiatan pemerinta­han baik pembangu­nan, kemasyarakatan dan pelayanan dengan memanfaatkan media mainstrem ataupun media sosial.

Sedan­gkan inovasi Pointau ialah bentuk upaya menjalin partipasi perantau Muna di dae­rah lain di Indonesia untuk ikut berkontri­busi membangun bumi sowite. “Ini terobosan pent­ing. Dari namanya saja sudah mempromosikan bahasa daerah. Begitu­pun tujuannya untuk meningkatkan kema­juan daerah,” paparn­ya.

Kegiatan launching sendiri sengaja dilaku­kan sebagai bentuk pro­mosi terhadap inovasi yang dilahirkan pemer­intah. Rencananya keg­iatan itu akan dihadiri langsung Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan tokoh masyarakat Muna yang sukses di­luar daerah, antara lain Rektor Universitas Ha­luoleo (UHO) Kendari, Prof, Muhammad Zam­run Firihu. “Selain dari Balitbang, ada sekitar 20 inovasi lain dari OPD yang akan ikut dipromo­sikan,” imbuhnya. (b/ode)