Gunawan Samad

KENDARIPOS.CO.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mulai melirik tanaman porang untuk dikenalkan pada warganya agar kemudian dikembangkan. Itu karena, umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus Muelleri tersebut kini mulai populer karena harga jualnya yang menggiurkan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Gunawan Samad, mengatakan, pihaknya belum lama ini mengedukasi teknik budi daya tanaman porang pada beberapa petani termasuk penyuluh pertanian. Kegiatan itu, katanya, juga dirangkaikan dengan penyerahan bibit porang bagi masyarakat tani di wilayah setempat.

“Penyerahan bibit porang kemarin itu ada dua lokasi, di Kecamatan Konawe dan Lambuya. Bibit tanamannya dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Sultra,” ujar Gunawan Samad, Rabu (27/10).

Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Konawe tersebut menuturkan, pengenalan tanaman porang kepada warga didasari kondisi geografis. Menurutnya, porang sangat cocok dibudidayakan di Konawe. Nilai jualnya pun bagus sehingga dapat menyejahterakan masyarakat tani yang menggeluti usaha budi daya tanaman tersebut.

Sebagai bentuk dukungan dari Dinas TPHP Konawe, lanjut Gunawan Samad, pihaknya akan membantu para petani dengan memberikan bimbingan terkait budi daya. Termasuk memfasilitasi tanaman yang sudah siap dipasarkan. “Nanti kita bimbing bersama para penyuluh pertanian.

Saya juga merencanakan pengadaan bibit porang untuk para kelompok tani yang sudah ditentukan tempat-tempatnya. Sudah ada beberapa kecamatan yang kita pilih untuk budi daya porang, misalnya itu di Konawe dan Lambuya,” tandasnya. (c/adi)