Direktur RSUD Kabupaten Buton dr. Ramli Code

KENDARIPOS.CO.ID–Rancangan perubahan bentuk manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), memasuki tahap akhir. Pihak manajemen RSUD tinggal menunggu peraturan bupati sebagai dasar penyelenggaran BLUD tersebut. Jika ditandatangani tahun ini, maka ditargetkan, Januari 2022, sistem pelayanan mandiri itu mulai diterapkan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur RSUD Kabupaten Buton dr. Ramli Code. Ia optimis BLUD bisa diterapkan akhir tahun ini. Hanya saja beberapa persyaratan membutuhkan waktu untuk dilengkapi. “Tidak sesuai rencana, tak masalah. Tapi kita sudah sangat siap sekarang. Bahkan manajemennya sudah dipahami bersama, tanggal payung hukumnya yang kurang,” terang Ramli Code, Jumat (8/10).

Payung hukum dimaksud, adalah peraturan bupati yang memuat segala hal dasar pelaksanaan BLUD. Saat ini draf peraturan tersebut tengah disempurnakan di Bagian Hukum. “Di dalamnya, sudah ada aturan bagaimana kita menerima pegawai, honorarium mereka dan sebagainya. Kalau sudah ditekan, kita bawa ke DPRD dan ditetapkan,” terangnya.

Jika rumah sakit sudah berbentuk BLUD, maka dipastikan akan lebih mandiri. Sebab diberi kewenangan untuk mengelola keuangan sendiri. Tidak perlu menunggu pengajuan hingga persetujuan dalam APBD. Kecuali berkaitan dengan hal lain yang tidak diatur dalam Perbup. “Insya Allah Januari 2022, target sudah jalan. Doakan saja,” pungkas Ramli Code. (c/lyn)