Bupati Bombana, H. Tafdil

KENDARIPOS.CO.ID– Realisasi program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bombana baru mencapai angka 35,26 persen untuk dosis pertama. Persentase capaian vaksinasi tersebut dipengaruhi oleh ketersediaan vaksin Covid-19 yang terbatas.

Informasi itu diungkapkan Bupati Bombana, H. Tafdil kemarin. “Saat ini capaian vaksinasi kita masih berada di bawah 50 persen. Hal ini terjadi akibat beberapa aspek, di antaranya stok vaksin yang kurang,” ungkpanya.

Menurut Tafdil, belum tercapainya target vaksinasi, disebabkan terbatasnya suplai vaksin yang diberikan. Sebab, selama ini stok vaksin yang didapat bakal didistribusikan secara langsung kepada masyarakat hingga habis melalui program pekan vaksinasi Covid-19 yang serentak dihelat di seluruh wilayah di Bombana. Bahkan untuk memaksimalkan program ini, seluruh elemen dilibatkan, mulai dari TNI-Polri hingga pemerintah melibatkan langsung pemerintah baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa.

“Program pekan vaksin yang kita lakukan ini selalu mendapat tren yang baik. Bahkan, diawal program pekan vaksinasi Covid-19 digalakkan, capaian vaksinasi dalam sepekan mencapai di atas 15.000 orang,” tuturnya.

Capaian vaksinasi yang cukup tinggi ini turut dipengaruhi oleh ketersediaan stok vaksin Covid-19. Bahkan, pada saat itu, capaian vaksinasi yang ditetapkan Pemkab dalam sepekan mampu melebih target. Hal ini tentu bakal bisa kembali dilakukan oleh Pemkab melalui Dinkes bila stok vaksinasi Covid-19 cukup tersedia.

“Dalam waktu dekat kita kembali akan mendapat drop vaksin dari pemerintah. Semoga dropin vaksin ini cukup besar sehingga capaian vaksinasi Covid-19 Bombana bisa segera mencapai angka di atas 50 persen,” harapnya.

Lanjut Tafdil, pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 akan terus dilakukan untuk mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity segera terjadi di Bombana. Terlebih lagi, bila droping vaksin Covid-19 bakal tersedia dengan cukup banyak, harapan tersebut tentu secepatnya bakal segera tercapai.

“Mari kita wujudkan Bombana aman dari Covid-19 dengan cara ikut vaksinasi,” pungkasnya. (idh/b)