Brigjen Pol Sabaruddin Ginting

–Januari-Oktober 2021, BNNP Amankan 5.573,7 Gram Sabu
–Barang Bukti Dimusnahkan


KENDARIPOS.CO.ID–Peredaran gelap narkoba di Sultra cukup tinggi. Daya rusaknya pun dikategorikan mengenaskan. Bisa jadi Sultra menjadi market (pasar) bagi kartel narkoba. Indikator yang mendekati kebenaran analisa itu dapat dilihat dari jumlah hasil tangkapan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2021, BNNP dalam kendali Brigjen Pol Sabaruddin Ginting memusnahkan barang bukti 5.573,7 gram narkoba jenis sabu yang disita dari tersangka yang ditangkap. Jumat (29/10) kemarin, BNNP memusnahkan sekira 1.278,5 gram. Jumlah itu sudah termasuk dalam barang bukti 5.573,7 gram sabu sepanjang Januari-Oktober 2021.

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Sabaruddin Ginting mengatakan narkoba yang beredar gelap di Sultra dan berhasil diungkap BNNP berasal dari Banjarmasin dan Jakarta. Bahkan jaringan internasional dari Malaysia, yang ditemukan beredar di Kendari dan Kolaka. “Masih proses penyidikan,” ujarnya saat pemusnahan barang bukti 1.278,5 gram narkoba jenis sabu di kantor BNNP, Jumat (29/10) kemarin.

Brigjen Pol Sabaruddin Ginting menegaskan peran semua pihak perlu ditingkatkan dalam mengatasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, mulai upaya pencegahan, pemberantasan hingga pemulihan. “Intinya yang terpenting pemutusan mata rantai peredaran ini,” ungkapnya.

Jenderal polisi bintang satu itu menegaskan BNNP Sultra berkomitmen memberantas pelaku peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dukungan masyarakat dan stakeholder lainnya sangat dibutuhkan dalam memutus mata rantai penyebaran gelap narkoba. BNNP Sultra tak segan-segan “menggulung” bandar, pengedar, kurir dan pengguna narkoba. “Kami komitmen terus memberantas dan memburu para pelaku,” tegas Brigjen Pol Sabaruddin Ginting.

BNNP Sultra memusnahkan barang bukti 1.278,5 gram narkotika jenis sabu, Jumat (29/10) kemarin. Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Sabaruddin Ginting menjelaskan 1.278,5 gram narkotika tersebut merupakan barang bukti yang diamankan dari pelaku, IR alias I KKG (46) dan YM alias Y (35). Pelaku IR alias I KKG berprofesi nelayan yang juga warga Lorong Meohai Jalan Abadi Kelurahan Kolakasi Kecamatan Latambaga, Kolaka. Sedangkan pelaku YM alias Y (35) seorang mekanik berdomisili di Jalan Bunga Mawar Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.

Dari tangan IR alias I KKG diamankan sekira 983,51 gram sabu. Dari jumlah itu, hanya 940,68 gram yang dimusnahkan. 42,68 gram sisanya untuk keperluan laboratorium dan persidangan. Sementara barang bukti dari YM alias Y sejumlah 345,81 gram. 337,79 gram dimusnahkan dan 8,013 gram sisanya untuk tujuan laboratorium dan persidangan. “Jadi total dimusnahkan 1.278,5 gram,” ungkap Brigjen Pol Sabaruddin Ginting. (rus/b)