KENDARIPOS.CO.ID — Pandemi Covid-19 belum berakhir. Dampaknya dirasakan betul lapisan masyarakat termasuk nelayan. Atas dasar itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain kembali berinisiatif menyalurkan bantuan. Kemarin, ia menyerahkan 16 kapal penangkap ikan kepada para nelayan. Bantuan diserahkan secara simbolis di Kelurahan Sambuli, Kecamatan Nambo.

Sulkarnain berharap, bantuan kapal penangkap ikan bisa mendorong produktivitas nelayan di Kota Kendari. Apalagi di masa pandemi saat ini, tak sedikit nelayan yang terdampak sehingga membutuhkan uluran tangan pemerintah. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para nelayan. Bisa menunjang mereka saat melaut. Kami yakin bantuan ini bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan sehingga mereka bisa bertahan dan memenuhi kebutuhannya,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan kapal penangkap ikan kepada salah satu perwakilan kelompok nelayan di Kelurahan Sambuli, kemarin. AGUS SETIAWAN/KENDARI POS

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan Kendari, Imran Ismail mengatakan bantuan belasan unit kapal penangkap ikan merupakan bentuk kepedulian Pemkot Kendari terhadap nelayan di masa pandemi. Tahun ini, pihaknya menyiapkan 16 kapal penangkap ikan.

Rinciannya, 3 unit Bagan Perahu 5 Gross Tonnage (GT) untuk 3 kelompok nelayan di Kurahan Purirano, Sambuli dan Tondonggeu sekitar Rp 600 juta, 1 unit bagan satu perahu 10 GT dan 1 unit di atas 10 GT untuk dua kelompok di Tondonggeu dan Kasilampe senilai Rp 1 miliar.

Selanjutnya, perahu bermesin di bawah 5 GT sebanyak 2 unit untuk dua kelompok di Bungkutoko seharga Rp 200 juta, 1 unit kapal fiber bermesin 3 GT satu kelompok nelayan di Kendari Caddi seharga Rp 90 juta. Kemudian 5 unit kapal fiber bermesin 9 PK untuk 1 kelompok nelayan di Kelurahan Petoaha senilai Rp 200 juta serta 3 unit kapal fiber bermesin 13 PK untuk dua kelompok nelayan di Talia dan Bungkutoko seharga Rp 135 juta.

Selain menyalurkan bantuan kapal nelayan, Pemkot Kendari juga telah menyalurkan bantuan 3 unit karamba untuk tiga kelompok nelayan masing-masing di Kelurahan Mata, Purirano, dan Tondonggeu dengan anggaran sebesar Rp 600 juta.

“Kami juga telah menyiapkan bantuan bibit ikan putih sebanyak 180 ribu ekor, mesin katinting 13 PK serta alat pengolahan dan sarana pemasaran berupa sepatu boot, keranjang ikan dan lainnya. Bantuan bersumber dari kolaborasi Pemkot, Pemprov dan Balai Besar Benih Ikan Ambon,” kata Imran Ismail.

Sekedar informasi, seremoni penyaluran bantuan kapal tangkap ikan juga dirangkaikan dengan penyerahan klaim jaminan kematian (JKM) kepada dua ahli waris yakni Yasin dan Charles nelayan di Sambuli meninggal dunia saat melaut. Keduanya menerima santunan masing-masing Rp 42 juta. Pada kesempatan itu, Wali Kota Kendari turut menyerahkan sekira 253 sertipikat tanah nelayan. (b/ags)

Bantuan Kapal Penangkap Ikan
3 Unit Bagan Perahu 5 GT
1 Unit Bagan Perahu 10 GT
1 Unit Bagan Perahu di Atas 10 GT
2 Unit Perahu Mesin di bawah 5 GT
1 Unit Kapal Fiber Mesin 3 GT
5 Unit Kapal Fiber Mesin 9 PK
3 Unit Kapal Fiber Mesin 13 PK