KENDARIPOS.CO.ID — Indonesia pernah mengalami masa kelam. Sebuah peristiwa besar yang dikenal dengan Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI) berusaha merusak ideologi bangsa, Pancasila. Tak ingin peristiwa memilukan itu terulang, pemerintah menyerukan seluruh warga Indonesia untuk tetap menggelorakan semangat Pancasila.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan pelaksanaan upacara memperingati hari kesaktian pancasila merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan bangsa. Selain itu, pelaksanaan upacara hari kesaktian pancasila menjadi ajang untuk membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila sebagai sumber kekuatan.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kemeja putih), Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto (kedua dari kanan) dan Dandim 1417/Kendari, Letkol Kav Agus Waluyo (kiri) saat mendeklarasikan perdamaian di Kota Kendari, kemarin.

“Mari kita menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya usai mengikuti peringatan upacara Hari Kesaktian Pancasila yang digelar secara virtual di Monumen Pancasila, Jakarta.

Sulkarnain mengimbau masyarakat menggelorakan semangat pancasila membantu pemerintah dalam mempercepat penanganannya. Sejauh ini, Pemkot bersama berbagai unsur baik Satgas covid-19, TNI/Polri dan instansi terkait lainnya terus bekerja keras untuk melawan pandemi agar bisa dikendalikan.

“Di momentum Hari Kesaktian Pancasila, mari kita gelorakan semangat Pancasila, bersama kita lawan Covid-19. Harus diingat bahwa Kota Kendari adalah Indonesia, Indonesia adalah pancasila dan akan selalu hidup untuk Indonesia,” kata Sulkarnain Kadir. (c/ags)