Multi Efek Inner Ringroad
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Pengurai Kemacetan dan Penopang PAD


KENDARIPOS.CO.ID — Pandemi Covid-19 boleh saja masih membelenggu negeri ini. Namun semangat membangun daerah, pantang surut. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir membuktikan itu. Di tengah pandemi Covid-19, Wali Kota Sulkarnain menggerakkan roda pembangunan. Terbaru, Sulkarnain memulai pembangunan jalur lingkar dalam (Inner Ringroad) Kendari. Kehadiran inner ringroad memiliki multi efek yakni mendorong pertumbuhan ekonomi, pengurai kemacetan dan penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota Sulkarnain Kadir meletakan batu pertama (groundbreaking) megaproyek senilai Rp220 miliar itu, Senin (18/10) kemarin. Inner ringroad diyakini dapat merangsang pertumbuhan ekonomi daerah di masa pandemi saat ini. Itu orientasi untuk jangka pendek. Lebih dari itu, inner ringroad menjadi pengurai kemacetan kendaraan di masa-masa mendatang.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir bersama jajaran saat peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan inner ringroad, Senin (18/10) kemarin. Hadirnya jalur tersebut diharapkan bisa menstimulasi perekonomian daerah di masa mendatang. AGUS SETIAWAN / KENDARI POS

Sulkarnain Kadir mengatakan, pembangunan inner ringroad merupakan implementasi visi daerah yakni mewujudkan Kendari sebagai kota layak huni yang berbasis ekologi (lingkungan), informasi, dan teknologi. Pembangunannya mendapat dukungan langsung Kementerian Keuangan melalui PT.Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19.

Lanjut dia, program inner ringroad meliputi pembangunan Jalan Kali Kadia yang akan terhubung dengan RSUD Kendari sepanjang 1,5 km. Selanjutnya pembangunan jalan yang menghubungkam Jalan ZA Sugianto dengan Jalan Mokodompit (Kampus Baru) sepanjang 2,6 km. “Sehingga totalnya 4,1 km,” ujar Wali Kota Sulkarnain dalam pidatonya saat groundbreaking inner ringroad, kemarin.

Selain membangun jalan, Pemkot Kendari juga membangun empat jembatan penghubung. Dua jembatan bentang sepanjang 90 meter dan dua jembatan bentang sepanjang 25 meter.
Wali Kota Sulkarnain meyakini, hadirnya inner ringroad nantinya akan dapat menghidupkan daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi terkhusus bidang perikanan, pedagangan dan pariwisata, membuka ruas jalan baru untuk memudahkan masyarakat mengakses wilayah sentra ekonomi.
Selain itu, inner ringroad mendorong perkembangan lahan-lahan kosong yang dilalui ruas jalan tersebut. Bahkan inner ringroad dapat mengurangi tingkat kemacetan di beberapa titik di Kota Kendari. “Seperti kemacetan di Jalan ZA Sugianto (jembatan triping) dan Jalan MT Haryono (Pasar Sentral Wuawua/Pasar Baru),” ungkap Wali Kota Sulkarnain.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan inner ringroad tak hanya dapat mengurai kemacetan, namun dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Proyeksi ke depan, pelataran inner ringroad nantinya akan didesain spot-spot untuk UMKM sebanyak 12 titik dengan ukuran area pertitik 2.000 meter persegi. “Maka otomatis ini dapat menghasilkan PAD yang bersumber dari UMKM,” kata Nahwa Umar.

Mantan Kepala Bapenda Kendari ini menambahkan, selain manfaat ekonomi bagi daerah, kehadiran jalur lingkar dalam ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Itu bisa dilihat dari penyerapan lapangan kerja dalam pembangunannya.

Warga kota Kendari wajib direkrut dalam pembangunan inner ringroad. “Dengan melibatkan masyarakat, maka kehadiran proyek ringroad ini akan semakin meningkatkan ekonomi atau pendapatan masyarakat Kendari. Sehingga taraf kehidupan masyarakat lebih baik lagi,” kata Nahwa Umar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kendari, Subhan mengapresiasi pembangunan jalur lingkar dalam Kota Kendari. Menurutnya, jalur tersebut dapat memangkas waktu dan jarak tempuh pelintas sehingga mampu mengakses seluruh kawasan strategis daerah seperti rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi, pusat perbelanjaan, pusat layanan masyarakat, dan lainnya.

“Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah sekaligus bukti pemerintah selalu hadir untuk masyarakat dan kemajuan daerah ini. Dengan pemerataan pembangunan, saya yakin daerah akan berkembang dan masyarakat sejahtera. Sebagai warga yang baik, mari mengawal inner ringroad ini sekaligus menjaga dan merawat untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya,” kata Subhan.

Sekedar informasi, pembangunan inner ringroad Kota Kendari menelan anggaran sekira Rp 220 miliar. Anggarannya bersumber dari PT SMI melalui skema PEN. Adapun masa tenor atau pengembaliannya selama 8 tahun dengan suku bunga 6 persen. (ags/b)

Warga Kota Kendari Wajib Direkrut

Menuju Kota Metropolis

-Pandemi Covid-19 belum berlalu
-Tapi semangat Wali Kota Sulkarnain membangun daerah masih membara
-Wali Kota Sulkarnain membangun jalur lingkar dalam (inner ringroad)
-Seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Wali Kota Sulkarnain Kadir
-Inner ringroad diyakini memiliki multi efek :
1.Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah

  1. Pengurai kemacetan kendaraan di masa mendatang
  2. Penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD)
    -Inner ringroad menandai Kendari menuju Kota Metropolis
    -Pemkot Kendari juga membangun empat jembatan penghubung
    -Dua jembatan bentang sepanjang 90 meter
    -Dua jembatan bentang sepanjang 25 meter

Implementasi Visi Daerah
-Inner ringroad adalah implementasi visi daerah
-Visi itu : mewujudkan Kendari sebagai kota layak huni yang berbasis ekologi, informasi, dan teknologi
-Pembangunan inner ringroad didukung Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
-Kemenkeu memberi pinjaman dana melalui PT.Sarana Multi Infrastruktur (SMI)

Ruas Inner Ringroad
-Jalan Kali Kadia terhubung ke RSUD Kendari sepanjang 1,5 km
-Menghubungkan ruas Jalan ZA Sugianto dan Jalan Mokodompit (Kampus Baru) sepanjang 2,6 km
-Totalnya 4,1 km

Manfaat
-Inner ringroad dapat menghidupkan wilayah potensi ekonomi
(Khususnya sektor perikanan, pedagangan dan pariwisata)
-Memudahkan masyarakat mengakses wilayah sentra ekonomi
-Mendorong perkembangan lahan-lahan kosong yang dilalui inner ringroad
-Inner ringroad mengurangi tingkat kemacetan di Kendari
-Tak hanya mengurai kemacetan, namun meningkatkan PAD
-Proyeksi ke depan, pelataran inner ringroad didesain spot untuk UMKM
-Jumlahnya 12 titik, luasnya 2.000 meter persegi per titik
-Inner ringroad menyerap tenaga kerja dari warga Kendari
-Hal itu dapat meningkatkan perekonomian warga Kendari
-Inner ringroad memangkas waktu dan jarak tempuh
-Pelintas dapat mengakses seluruh kawasan strategis :
1.Rumah sakit
2.Sekolah
3.Perguruan tinggi
4.Pusat perbelanjaan
5.Pusat layanan masyarakat

Anggaran
-Pembangunan inner ringroad menelan anggaran sekira Rp220 miliar
-Anggaran bersumber dari pinjaman di PT.SMI melalui skema PEN
-Masa tenor (pengembalian) selama 8 tahun
-Suku bunga 6 persen

SUMBER : PEMKOT KENDARI
DATA DIOLAH KENDARI POS