Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wakatobi, Hariadin

KENDARIPOS.CO.ID– Selain tiga pelabuhan penyeberangan feri di Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko, pekerjaan fisik dermaga Buranga dipastikan juga akan tuntas tahun ini. Sejak dua tahun berturut-turut, pelabuhan di Pulau Kaledupa tersebut telah mendapatkan kucuran anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN) sebesar Rp 15 miliar. Pada tahun 2020 sebesar Rp 5 miliar dan Rp 10 miliar untuk 2021 ini.

Pembangunan sisi darat yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu dan tidak lama lagi akan selesai dikerjakan. Meskipun masyarakat yang melakukan aktivitas di pelabuhan sedikit terganggu, namun kegiatan tersebut untuk memersiapkan sisi daratnya agar memenuhi syarat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wakatobi, Hariadin, menjelaskan, jika sisi daratnya telah memenuhi syarat termasuk dengan laluan penumpang, maka masyarakat yang beraktivitas di pelabuhan akan lebih merasa aman dan nyaman. “Masih berlangsung. Akan selesai tahun ini. Kita berharap pemenuhan fasilitas dan diharapkan para penumpang hingga aktivitas lainnya bisa berjalan lancar dan aman,” ujarnya, Selasa (5/10).

Untuk pelabuhan, selain penumpang yang naik turun, aktivitas lainnya adalah bongkar muat. Jika beberapa tahun terakhir ini fokus pada sisi darat, maka untuk pengembangan sisi laut akan diusulkan tahun depan.

“Di sisi lautnya harus ada pendalaman alur masuk kapal. Kalau misalnya sisi darat sudah tuntas, maka kita akan pikirkan lagi sisi lautnya lagi. Karena ini pelabuhan nasional, maka anggarannya melalui APBN,” terang Hariadin. Sekadar diketahui, untuk anggaran melalui APBN, pihak Dishub Wakatobi selalu berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Laut melalui Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Wanci. (c/thy)