Teguh Ratno Sukarno

KENDARIPOS.CO.ID– Sebanyak Rp 1,35 triliun uang negara mengalir ke tujuh daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Uang tersebut merupakan dana transfer ke daerah untuk wilayah kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari pada triwulan III tahun anggaran 2021.

Kepala KPPN Kendari, Teguh Retno Sukarno mengatakan, realisasi transfer ke daerah diberikan kepada tujuh daerah yang meliputi Provinsi Sultra, Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), dan Kabupaten Bombana. 

“Provinsi Sultra memiliki pagu anggaran terbesar yaitu Rp 1,03 triliun, dengan total realisasi pada triwulan III 2021 sebesar Rp 605,51 miliar,” ujarnya, kemarin.

Teguh menuturkan, daerah dengan pagu anggaran tertinggi berikutnya yaitu Konsel sebesar Rp 428,36 miliar dengan realisasi transfer mencapai Rp 231,48 miliar.  “Realisasi serapannya baru mencapai 56 persen dari total pagu yang dianggarkan di 2021 ini,” kata Teguh. 

Selanjutnya, pagu tertinggi ketiga diberikan kepada Konawe yaitu Rp 331,92 miliar dengan realisasi transfer ke daerah sebesar Rp 199,79 miliar atau telah terealisasi sekitar 65 persen. Disusul, Bombana dengan pagu anggaran Rp 223,33 miliar dengan realisasi transfer ke daerah mencapai Rp 127,47 miliar.

Sementara itu, Konut memiliki pagu transfer ke daerah sebesar Rp 209,97 miliar dengan realisasi transfer mencapai Rp 86,87 miliar. Kemudian Konkep memiliki pagu anggaran sebesar Rp 186,75 miliar dengan realisasi transfer sebesar Rp 62,48 miliar. Pagu anggaran transfer ke daerah untuk Kendari sebesar Rp 112,22 miliar dengan realisasi transfer sebesar Rp 31,16 miliar. 

“Realisasi transfer ke Kendari dan Konkep masih sangat rendah. Masing-masing baru mencapai sekitar 27 persen dan 33 persen,” ungkapnya. 

Teguh menjelaskan, realisasi transfer ke daerah dibagi atas tiga skema, yaitu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa, dan Dana BOS. Adapun total realisasi transfer ke daerah melalui DAK yaitu sebesar Rp 342,67 miliar, realisasi penyaluran Dana Desa Rp 533,74 miliar, sedangkan Dana BOS mencapai Rp 468,31 miliar. 

“Jadi, total realisasi transfer ke daerah hingga triwulan III tahun anggaran 2021 mencapai Rp 1,35 triliun,” pungkasnya. (uli/b)