MASLINDAH/KENDARI POS
TERUNGKAP: NR mengambil barang bukti yang disembunyikan di dalam kayu di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan.

KENDARIPOS.CO.ID– Baru keluar dari Lapas kelas II A Kendari, pria berinisial NA berulah lagi. Residivis kasus narkoba itu kembali diringkus pasukan Sat Resnarkoba Polres Bombana dengan barang bukti delapan saset sabu seberat 4,28 gram, Senin (4/10) pukul 16:40 Wita, di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan.

Kasubbag Humas Polres Bombana, Ipda Abdul Hakim, mengungkapkan, tersangka NR Alias JK, saat ini masih berstatus narapidana kasus narkoba, dan masih menjalani masa pembebasan bersyarat yang masa percobaannya baru akan berakhir, 30 Mei 2022 mendatang.

“Berdasarkan informasi, setelah bebas NR diduga kembali menyalahgunakan sabu.
Personel langsung melakukan penyelidikan. Saat dibuntuti , NR kemudian berhenti di dekat sebuah pohon dan kemudian menaruh sesuatu di bawah pohon tersebut. Saat itulah polisi langsung mendekat dan menangkapnya,” ungkpanya, kepada awak media.

Kendati telah diamankan polisi, NR tidak mengakui perbuatannya. Alhasil, saat melakukan penyisiran di lokasi tersebut, polisi menemukan sebuah bungkusan rokok yang berisikan dua saset sabu. Disusul temuan berikutnya, sebuah saset berisikan enam paket sabu-sabu.

Barang bukti milik NR sengaja disimpan di lokasi tersebut sambil menunggu pembeli.
Polisi membawa NR dan barang bukti ke Polres Bombana guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa delapan saset sabu, berat bruto 4,28 gram, bungkusan rokok, satu unit handphone, serta satu unit timbangan digital.
Akibat perbuatan itu, pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (1) susidair Pasal 112 Ayat (1) Narkotika. (idh/c)