KENDARIPOS.CO.ID– Kawasan wisata alam Mowewe (Alamo) di Desa Wesalo, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), belum juga rampung. Padahal anggaran Rp 3,7 miliar dari anggaran pendapatan belaja negara (APBN) telah dikucurkan secara bertahap setiap tahun.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Koltim, Edy Aidil Madjid, mengestimasi, penataan kawasan wisata Alamo tersebut masih membutuhkan dana sekitar Rp 1,5 miliar untuk melengkapi fasilitas. Dukungan anggaran tambahan itu untuk pembuatan pos penjagaan, portal, penyediaan air bersih, listrik, hingga talud pengamanan longsor.”Kalau sudah lengkap, maka penarikan retribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD) bisa dilakukan dan dilaunching pada tahun 2022 nanti,” kata Edy Aidil Madjid, Rabu (27/10)

Ia mengaku, pemanfaatan anggaran yang dikucurkan Pemerintah Pusat adalah untuk pembangunan menara padang, gazebo, gedung cinderamata, pangung kesenian, panggung pertemuan dan tempat hiburan. “Sekitar Rp 3,7 miliar dari APBN sudah terserap di wisata alam Mowewe.

Semoga ada tambahan anggaran pada tahun 2022 mendatang sehingga fasilitas di wisata tersebut bisa dilengkapi,” tandasnya. (c/kus)