POLRES KENDARI FOR KENDARI POS
MIRAS TRADISIONAL : Personil Polres Kendari menyita puluhan liter tradisional dari dua orang warga di Kelurahan Wua-wua. Razia akan terus berlanjut hingga 10 November mendatang.

KENDARIPOS.CO.ID– Ciptakan situasi yang aman dan kondusif, Polres Kendari melakukan razia minuman keras (miras) pabrikan dan tradisional yang sifatnya ilegal. Hasilnya, polisi menyita puluhan liter miras tradisional berupa arak dan pongasi. Miras tersebut didapati dari dua orang warga Kelurahan Wua-Wua, Kota Kendari.

Kabag Ops Polres Kendari, AKP Bahtiar mengatakan Polres Kendari melaksanakan operasi Sikat Anoa 2021. Dalam giat tersebut personel kepolisian melakukan patroli dengan sasaran tempat yang dijadikan tempat penjualan minuman keras ilegal di wilayah Polres Kendari. “Operasi ini menindak warung-warung yang menjual miras secara ilegal.

Bentuk penindakan yang dilakukan berupa penyitaan dan memberikan teguran kepada pemilik usaha tersebut,” ungkapnya, kemarin. Dari hasil patroli, Polres Kendari mengamankan minuman keras jenis arak sebanyak 10 liter dan 15 liter pongasi serta bahan baku pembuatan miras tradisional sebanyak lima liter. Miras tersebut diperoleh dua orang warga berinisial HS (40) dan BU (39). Keduanya warga Kelurahan Wua-wua, Kota Kendari.

“Selanjutnya barang bukti miras tradisional tersebut disita dan dibawa ke Mako Polres Kendari. Kita berharap, dengan kegiatan ini dapat menciptakan situasi Kota Kendari yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Untuk diketahui, Operasi Sikat Anoa 2021 yang berlangsung mulai tanggal 22 Oktober dan berakhir sampai 10 November 2021 mendatang. Operasi ini menyasar tindakan premanisme, curat, curas, narkoba, miras, sajam dan prostitusi. (c/ndi)