Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID– Penyambungan dan rejuvenasi sambungan pipa tersier untuk mendukung pelayanan air bersih di lima kecamatan di Muna akan dilakukan. Pemkab Muna menyiapkan anggaran untuk membenahi pelayanan PDAM Tirta Dharma Muna sebesar Rp 7 miliar, bersumber dari pinjaman terhadap PT. Sarana Multi Infrastruktur .

Direktur PDAM Tirta Dharma Muna, Nurhayat Fariki mengapresiasi perhatian Pemkab terhadap peningkatan layanan air bersih di daerah itu. Adapun program penyambungan dan peremajaan pipa tersier tersebut bakal meliputi wilayah yang selama ini belum tersentuh air bersih secara maksimal. Wilayah itu antara lain Kecamatan Lohia, Kontunaga, Katobu, Batalaiworu dan Napabalano.

“Penyambungan itu berarti pasang baru supaya jangkauan air lebih luas. Ada pula peremajaan jaringan pipa lama. Ini penting karena rata-rata pipa PDAM itu sudah berusia 16 tahun keatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, program tersebut akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Muna. PDAM kata dia, akan menerima hibah aset setelah pengerjaan selesai. “Kami hanya akan menerima dan mengelola jaringan pipa itu. Pelaksanaan pembangunannya tahun ini juga,” urainya.

Dia melanjutkan, program pipanisasi baik penyambungan baru ataupun peremajaan akan menunjang pelayanan PDAM Muna terhadap masyarakat yang selama ini belum mendapatkan sambungan rumah. Selain itu, peremajaan jaringan pipa dalam kota sangat diperlukan untuk mencegah kebocoran air yang kerap dialami selama ini.

“Kita harap program ini menyelesaikan masalah air bersih yang sudah puluhan tahun dinantikan masyarakat,” imbuhnya. (ode/b)