ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
PHJD : Pekerjaan jalan 16,2 kilometer di Pulau Tomia dituntaskan kemarin. Materialnya menggunakan hotmix dengan anggaran sekitar Rp 31 miliar.

KENDARIPOS.CO.ID– Pekerjaan jalan sepanjang 16,2 kilometer di Pulau Tomia memasuki tahap penyelesaian. Pengaspalan yang menggunakan material hotmix atau aspal panas dengan anggaran sekitar Rp 31 miliar tersebut dituntaskan Selasa (26/10) kemarin, termasuk pemasangan rambu lalulintas.

Pekerjaan jalan dari Pelabuhan Onemai, Kecamatan Tomia hingga Desa Kulati, Tomia Timur tersebut merupakan paket program hibah jalan daerah (PHJD). Tahun ini menjadi kuota ketiga untuk Kabupaten Wakatobi atau yang terakhir sejak tahun 2019 lalu. Sesuai perencanaan awal, kegiatan tersebut memang ditarget selesai akhir Oktober ini.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wakatobi, Munawar, menjelaskan, jika tak ada kendala berarti, pekerjaan pengaspalan yang terakhir dilakukan di Desa Waiti’i Kecamatan Tomia dan diupayakan kemarin. “Insya Allah selesai hari ini. Kami upayakan pengaspalan terakhir.

Semoga tidak ada kendala di lapangan,” ujar Munawar, kemarin. Dalam pekerjaan tersebut tak semua jalan sepanjang 16,2 kilometer diaspal hotmix. Sebab ada beberapa titik yang jalannya belum masuk kategori rusak, sehingga hanya ditambal saja. “Karena Pemerintah Pusat maunya seperti itu. Jadi, jalan yang kategorinya masih baik, di tambal saja,” jelasnya.

Pekerjaan PHJD telah terealisasi sebanyak dua kali di Pulau Wangi-Wangi. Sebelum dana dari pusat turun, kegiatan tersebut terlebih dulu dibiayai menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Jika pekerjaannya sesuai dengan spek yang telah ditentukan, maka akan diganti dengan anggaran PHJD dari APBN. (c/thy)