MUH.RUSLI / KENDARI POS
BNNP Sultra memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu sekira 1.278,5 gram di pelataran Kantor BNNP Sultra, Jumat (29/10) kemarin. Barang bukti ditunjukkan sebelum dimusnahkan. Tampak pula pelaku pengedar narkoba dikawal personel BNNP bersenjata.

–Kepala BNNP : Narkoba Jenis Sabu Diperkirakan Satu Kilogram
KENDARIPOS.CO.ID– Asumsi Sultra menjadi (market) kartel narkoba bisa jadi ada benarnya. Petang kemarin, usai memusnahkan barang bukti narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra punya tangkapan baru. Seorang pria, KK (27) dan IN (24), seorang wanita yang diduga istri KK kepergok membawa narkoba jenis sabu.

Keduanya benar-benar kompak dalam urusan bisnis haram. Mereka juga kompak masuk bui. KK dan IN, warga Kota Kendari dibekuk personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra di bandara Halu Oleo, sekira pukul 15.20 Wita, Jumat (29/10) kemarin.

Pergerakan KK dan IN terpantau personel BNNP Sultra yang menanti kedatangan mereka dari Pekanbaru, Riau. Begitu mendarat dan menjejak bandara Halu Oleo, KK dan IN digiring ke ruang pemeriksaan.

Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol. Sabaruddin Ginting mengatakan KK menyelipkan kemasan narkoba jenis sabu di celana dalam bagian belakang. Sedangkan IN menyembunyikan narkoba di bagian perut yang dibalut stagen guna mengelabui petugas. “Berat pastinya belum kami ketahui namun ini banyak,” ujarnya saat konferensi pers, petang kemarin.

Brigjen Pol. Sabaruddin Ginting menjelaskan, narkoba jenis sabu yang disita dari tangan KK dan IN diperkirakan satu kilogram. Narkoba itu terbagi atas lima paket besar. Pergerakan keduanya dikatakan Brigjen Pol Sabaruddin Ginting telah dipantau beberapa pekan terakhir.

Pengedar lintas provinsi tersebut telah beraksi beberapa kali. Namun kali ini berhasil dibekuk. BNNP Sultra masih akan mengembangkan kasus tersebut. “Kembali saya prihatin bagi warga Kota Kendari atas kasus ini,” pungkasnya. (rus/c)