DOK. HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS
DIJANJI DALAM APBD-P : Panjang ruas jalan provinsi di Butur mencapai 103 kilometer dan mayoritas rusak parah. Pemprov berjanji akan membenahi akses transportasi tersebut pada APBD-P 2021 ini.

KENDARIPOS.CO.ID– Banyak ruas jalan provinsi di Kabupaten Buton Utara (Butur), dalam kondisi rusak. Untuk mengakses daerah berjuluk Lipu Tinadeakono Sara menggunakan jalur transportasi darat, maka harus berjibaku dengan jalan berlubang dan berlumpur.

Bupati Butur, Muh. Ridwan Zakariah, terus melakukan upaya lobi agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelontorkan dana untuk pembenahan jalan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2021 ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Butur, Mahmud Buburanda, mengungkapkan, bupati memberikan perhatian besar dan terus berupaya melakukan komunikasi untuk pembenahan jalan provinsi yang kerap dikeluhkan masyarakat. Hasilnya, Pemprov Sultra telah memberikan respon dengan berjanji akan menggelontorkan anggaran membenahi ruas Ronta-Malagano dalam APBD-P tahun ini.

“Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, memberikan atensi yang besar terkait pembenahan jalan provinsi di Buton Utara. Begitu pula dari pihak Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra. Apalagi kepala dinasnya saat ini merupakan mantan penjabat Sekretaris Kabupaten, jadi sangat mengetahui kondisi daerah ini,” ujar Mahmud Buburanda, saat ditemui di ruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Meski begitu, Mahmud Buburanda belum mengetahui jumlah anggaran yang akan digelontorkan untuk pembenahan jalan provinsi dalam APBD Perubahan. Mantan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari itu menambahkan, Pemprov Sultra sebenarnya memberikan perhatian serius terhadap pembenahan jalan provinsi di Butur. Hanya, saja keterbatasan fiskal menjadi kendala.

“Hasil konsultasi bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, pembenahan jalan terkendala kemampuan anggaran yang terbatas,” tandasnya. (c/had)