DOK. ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
HABISKAN ANGGARAN : Rujab Wabup Wakatobi yang tak pernah dimanfaatkan sejak dibangun, rencananya akan dibongkar lalu didirikan Rujab Bupati pada tahun 2022 mendatang.

KENDARIPOS.CO.ID– Pekerjaan rumah jabatan (Rujab) Bupati Wakatobi dipastikan akan terealisasi tahun 2022 mendatang. Dana yang dialokasikan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sekitar Rp 7 miliar dan diproyeksi berstandar dan layak sebagai Rujab.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wakatobi, Kamaruddin, mengatakan, sejauh ini Rujab yang ditempati sejak zaman Bupati, Hugua, H. Arhawi hingga Haliana, boleh dikata tidak layak. “Jadi harus dibangun sesuai standar dan layak dijadikan sebagai Rujab bupati,” ungkap Kamaruddin, Kamis (14/10).

Anggaran pembangunan gedung masuk dalam nomeklatur Dinas PUPR Wakatobi. Sementara untuk sarana dan prasarana yang ada di dalamnya, dianggarkan melalui Sekretariat Kabupaten (Setkab) Wakatobi. Sebelum melakukan pembangunan di lokasi tersebut, rencananya akan dilakukan pembongkaran terlebih dulu untuk gedung yang diketahui awalnya merupakan Rujab wakil bupati. “Karena bangunan tersebut sudah lama tidak pernah difungsikan, maka kita rencana akan bongkar lalu bangun yang baru. Tentu setelah dibangun akan ditempati langsung, karena pak bupati juga suka lokasi di sana,” tambahnya.

Jika sudah tuntas nantinya, Kamaruddin berharap penyebaran pemukiman bisa mengarah ke sekitaran Rujab tersebut. Apalagi di sana sudah ada gedung DPRD, termasuk perkantoran bupati. “Ini juga nanti akan menjadi “pancingan”, agar penyebaran pemukiman tidak hanya mengarah ke pantai lagi. Apalagi pemandangannya dan jalannya sudah cukup bagus,” tambahnya.

Sekadar diketahui, bangunan sebelumnya sebenarnya telah dilengkapi pagar keliling dan menghabiskan APBD Wakatobi Rp 1,4 miliar. Akibat tidak pernah difungsikan, gedung ini kerap menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). (c/thy)