-Sasar Warga Kurang Mampu dan Petugas Kebersihan

KEDNARIPOS.CO.ID — Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak Covid, Pemkot Kendari bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan tunai. Bantuan tersebut berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) pemkot. Setiap warga menerima bantuan uang tunai Rp 250 ribu.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, dana yang terkumpul berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Kendari. Hal tersebut sebagai merupakan bentuk kepedulian ASN kepada warga terdampak Covid-19.

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir (berdiri) memberi arahan pendistribusian Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kendari. Agus Setiawan/Kendari Pos

“Dalam harta atau penghasilan kita ada hak orang lain. Nah, para ASN lingkup Pemkot Kendari menyadari itu dan mempercayakan zakatnya untuk dikelola Baznas. Sehingga dana yang terkumpul langsung disalurkan kepada masyarakat,” kata Sulkarnain usai menyerahkan bantuan dana zakat kepada sekira para petugas kebersihan DLHK Kendari.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kendari, Alimuddin mengaku bantuan zakat yang diberikan dikonversi dalam bentuk uang tunai senilai Rp 250 ribu per orang. Kedepan, pihaknya berencana menambah nominal bantuan hingga menjadi Rp 500 ribu. “Kami harap seluruh ASN Kota Kendari bisa menyalurkan zakatnya melalui kami. Bukan hanya zakat, melainkan juga bisa menyalurkan bantuan infak dan sekedah,” kata Alimuddin.

Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban warga yang terdampak Covid. Khusus mereka yang berprofesi sebagai petugas kebersihan tentu diharapkan bisa semakin giat dalam bekerja. Dana zakat ASN yang terkumpul berkisar Rp 183 juta. Dana tersebut disalurkan kepada warga tidak mampu. Khusus petugas kebersihan, ada sekitar 730 penerima. (c/ags)

Penyaluran Bantuan Tunai
-Warga Kurang Mampu
-780 Petugas Kebersihan
-Setiap Orang Rp 250 Ribu
-Besaran Bantuan Bakal Dinaikan jadi Rp 500 Ribu