Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe, Herianto Wahab

KENDARIPOS.CO.ID– Kini, persoalan sampah di Konawe tak bisa lagi anggap hal sepele. Perlu kesadaran semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat dalam menangani masalah tersebut. Imbauan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tak akan maksimal tanpa disertai perilaku disiplin warga dalam membuang sampah. Warga diminta mematuhi ketentuan pembuangan limbah pada bak sampah mulai pukul 20.00 hingga 04.00 dini hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe, Herianto Wahab, mengatakan, kedisiplinan warga dalam membuang sampah sangat menentukan kebersihan wilayah. Perilaku masyarakat yang gemar membuang sampah sembarang mesti diubah.

“Kita harapkan jadwal pembuangan sampah dipatuhi. Armada pengangkut keluar subuh-subuh untuk membersihkan di tempat pembuangan sampah (TPS). Kalau diluar jadwal itu, kesannya anggota kami di DLH Konawe tidak bekerja, karena sampah di TPS ada terus. Padahal memang sudah ada waktu-waktu pengangkutannya,” ujar Herianto Wahab, kemarin.

Sementara itu, Sekretaris DLH Konawe, Agus Salim, menuturkan, kesadaran warga Konawe dalam menjaga lingkungan memang masih sangat rendah. Padahal, produksi sampah yang dihasilkan dalam sehari terbilang cukup besar. Katanya, rata-rata setiap jiwa di Konawe memproduksi sampah 0,25 kg per hari. Artinya, dengan estimasi penduduk Konawe kurang lebih 200 ribu jiwa, maka total sampah yang dihasilkan mencapai 50 ton dalam sehari.

“Nah yang jadi persoalan kita saat ini, terkait dengan pelayanan. Tidak semua wilayah di Konawe dapat terjangkau. Kita baru meliputi beberapa wilayah perkotaan saja. Kalau pelayanan kita mau jangkau semua, ada konsekuensi sarana dan prasarana, anggaran serta sumber daya manusia (SDM) Artinya, harus ada penambahan,” bebernya. (b/adi)