KENDARIPOS.CO.ID– Kurang lebih dua bulan lagi, pelaksanaan kegiatan tahun 2021 akan berakhir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton mulai menatap program 2022. Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai menyusun rencana kerja tahun mendatang. RKPD itu nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan umum anggaran- prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) yang diagendakan akhir Oktober ini akan diajukan ke DPRD.

“APBD sudah mulai kita pikirkan. Sesuai dengan mekanisme dari RKPD dulu, baru KUA-PPAS selanjutnya APBD. Sekarang sedang digodok oleh Bappeda,” kata Bupati Buton La Bakry, Rabu (6/10).

Selain pemerintah, DPRD Buton juga sudah menggelar rapat Badan Anggaran (Banggar) untuk menentukan pokok pikiran terkait rencana kerja 2022. Sehingga saat pembahasan APBD nantinya bisa menghasilkan kesepahaman antara eksekutif dan legislatif.

Sementara soal program prioritas kata La Bakry, Pemkab Buton masih akan fokus pada infrastruktur dasar masyarakat. Selain itu, juga untuk suksesi Porprov tahun 2022, sebab Buton sebagai tuan rumah. “Beberapa jalan yang kita rintis tahun ini kita upayakan bisa diaspal 2022. Kemudian juga fasilitas Porprov termasuk jalan ke stadion nanti kita prioritaskan,” terangnya. Karena ketersediaan anggaran pembangunan yang selalu terbatas, La Bakry meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak terlalu banyak membuat list usulan program. Cukup memilih beberapa yang prioritas saja. ” Yang urgen saja dulu,” pesannya.

Lebih dari itu, Pemkab Buton juga akan tetap mengawal usulan program ke pusat. Terutama untuk pemberdayaan masyarakat. Seperti bantuan-bantuan yang bersentuhan dengan kebutuhan strategis masyarakat. “Kita akan manfaatkan sisa waktu tahun ini, untuk mengawal usulan-usulan kita ke Pemerintah Pusat. Misalnya bantuan sosial, perumahan, transmigrasi, pertanian, pasar-pasar dan lainnya,” tambah Buton-1 tersebut. (b/lyn)