AGUS SETIAWAN/KENDARI POS
SELEKSI : Pimpinan Perumda Kendari terpilih, Munir Majid (kiri, membelakangi) saat mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan serta wawancara akhir yang dipimpin langsung Sekot Kendari, Nahwa Umar (jilbab pink). Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (tiga dari kiri) turut mengawasi pelaksanaan seleksi.

KENDARIPSO.CO.ID– Setelah melalui berbagai tahapan, seleksi direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Kendari akhirnya mengerucut pada satu nama. Dia adalah Munir Madjid. Dengan hasil ini, Munir bakal menahkodai Perumda lima tahun ke depan dan menjabat Direktur Utama (Dirut) masa bakti 2021-2026.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Susanti mengaku terpilihnya Munir Madjid sebagai penanggung jawab Perumda Kendari berdasarkan hasil seleksi uji kelayakan dan kepatutan oleh pansel. “Pak Munir dianggap mumpuni oleh Tim UKK (Uji Kelayakan dan Kepatutan) untuk mengisi jabatan Direktur Utama. Semua sepakat memilih beliau,” kata Susanti, kemarin.

Dalam UKK lanjut Susanti, Munir berkomitmen membawa perumda menjadi lebih baik kedepannya dengan memanfaatkan dan mengelola potensi yang ada sebagai bentuk kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Terpisah, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyambut baik terpilihnya Munir Madjid sebagai Direktur Utama Perumda. Ia berharap terisinya jabatan pimpinan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu menjadi awal kebangkitan perumda yang selama ini masih berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Mudah-mudahan nanti ketua terpilih bisa langsung action. Bisa langsung membangun kerjasama dengan seluruh stakholder dan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mengelola potensi daerah,” kata Sulkarnain Kadir.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sultra ini menambahkan Perumda sangat bernilai strategis. Pasalnya, badan usaha itu nantinya akan membantu pemerintah dalam menginventarisir berbagai potensi di daerah. Berdasarkan studi kelayakan, ada delapan bidang usaha yang akan dijalankan.

“Nanti tugas mereka adalah memback up masyarakat. Contohnya kemarin, para petani kita melaksanakan panen raya. Agar menjaga harga gabah tidak anjlok, nanti ada perumda yang fasilitasi. Perumda ini akan menjaga petani kita dari permainan para tengkulak yang merugikan petani. Begitu pula untuk nelayan dan bidang usaha lainnya,” pungkasnya. (ags)