Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto


KENDARIPOS.CO.ID— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik dibukanya kampus Monash University Indonesia yang merupakan kampus asing pertama di Indonesia. Ketua Umum Partai Golkar itu mendukung kalangan kampus mencetak generasi muda Indonesia berdaya saing skala internasional.

“Pendidikan yang baik, yang dapat diperoleh dari institusi pendidikan berskala internasional dapat membentuk generasi muda Indonesia menjadi generasi yang tangguh, berdaya saing tinggi dengan pengetahuan dan ilmu yang mumpuni untuk bersaing menghadapi persaingan atau kompetisi global,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Selasa (5/10).

Airlangga yang juga merupakan lulusan Monash University ini mengatakan perkembangan teknologi di era industri 4.0 telah memaksa semua negara saling berlomba menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan menguasai dunia digital.

Pemerintah, Lanjutnya, akan terus menyediakan pelatihan kepada lebih dari 600 ribu talenta digital setiap tahunnya untuk mempersiapkan Indonesia menjadi negara dengan PDB terbesar ke-5 di dunia.
“Kita memasuki yang membutuhkan talenta digital luar biasa, dari mulai Data Analyst, Artificial Intelligence and Machine Learning Specialists, Developer dan lainnya. Indonesia diperkirakan akan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital dalam waktu 15 tahun yang akan datang,” katanya.

Senada dengan Airlangga, Rektor Monash University Indonesia, Professor Andrew MacIntrye mengatakan kehadiran kampus Monash University di Indonesia diharapkan dapat berkontribusi secara luas terhadap pembangunan di bidang sosial, teknologi, dan ekonomi di Indonesia. “Kehadiran kampus Monash University Indonesia akan semakin memperkuat komitmen dan hubungan riset pendidikan antara Australia dan Asia,” ujar Andrew

Berlokasi di Green Office Park 9, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan, Monash University Indonesia sudah memulai perkuliahan perdananya pada Senin, 4 Oktober 2021 secara virtual dan akan melakukan perkuliahan secara tatap muka mengikuti kebijakan Pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Saat ini, ada empat jurusan program pasca sarjana yang dibuka pada kampus ini, yaitu Sains Data (Data Science), Kebijakan Publik (Public Policy), Desain Perkotaan (Urban Design) dan Inovasi Bisnis (Business Innovation).

Monash University Indonesia sudah memulai membuka pendaftaran untuk mahasiswa tahun ajaran 2022, dan berencana menampung 2.000 mahasiswa setiap tahunnya. Monash University merupakan salah satu universitas terbesar di Australia yang telah beroperasi sejak tahun 1958. (jpg)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik dibukanya kampus Monash University Indonesia yang merupakan kampus asing pertama di Indonesia. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)