KENDARIPOS.CO.ID — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendari bersiap mendakwa para tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kawasan hutan dan persetujuan RKAB PT.Toshida Indonesia. Pengadilan Negeri (PN) Kendari telah memantapkan jadwal sidang. Humas PN Kendari, Ahmad Yani mengatakan, sidang perdana dengan tersangka Dr.BHR, YSM dan UMR dijadwalkan di ruang sidang tipikor PN Kendari, pekan depan. Tepatnya, Senin 4 Oktober 2021.

Ahmad Yani

“Untuk persidangan BHR, YSM, dan UMR terkait kasus di PT.Toshida, akan dilaksanakan Senin nanti. Rencananya sidang digelar secara online. Tersangka mengikuti sidang dari Rutan karena ditahan di sana. Sidang terpusat dari Pengadilan Negeri Kendari,” ujar Ahmad Yani kepada Kendari Pos, Kamis (30/9) kemarin.

Dilansir dari website resmi PN Kendari, tiga JPU siap menuntut para tersangka. Mereka adalah Malino Pranduk sebagai JPU untuk tersangka YSM. Lalu, Salemuddin Thalib JPU untuk tersangka BHR dan Robin Abdi Ketaren sebagai JPU untuk tersangka UMR. “Sidang akan dipimpin ketua majelis hakim I Nyoman Wiguna. Sedangkan Arya Negara Kutawaringin, Wahyu Bintoro, Darwin Panjaitan dan Erwita Lista, masing-masing sebagai anggota majelis hakim. Adapun paniteranya adalah Irrayana, LD Ali Sabar dan Mujirun,” rinci Ahmad Yani.

Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kendari, Ari Siregar, SH mengatakan JPU Kejari Kendari melimpahkan berkas dan barang bukti trio tersangka BHR, YSM dan UMR ke Pengadilan Tipikor. “Setelah pelimpahan ke Pengadilan Tipikor maka JPU Kejari Kendari menunggu jadwal sidang dakwaan,” ujarnya.

Untuk diketahui, tiga tersangka Dr.BHR, YSM, dan UMR menjadi tahanan hakim Pengadilan Tipikor dan ditahan di Rutan Kelas IIA Kendari. Ketiga tersangka ditahan selama 30 hari. Ada empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kawasan hutan dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT.Toshida Indonesia. Tiga tersangka akan menjalani persidangan dan satu tersangka lainnya, berinisial LSO masih DPO. (ndi/b)

Tiga JPU Siap Menuntut Para Tersangka