Senja, Mahasiswa Ilmu Politik UHO saat berpartisipasi dalam pemilihan Duta Pendidikan Indonesia 2021

KENDARIPOS.CO.ID– Senja, mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO), mengukir prestasi di tingkat nasional. Mahasiswa angkatan 2019 itu berhasil masuk lima besar dalam ajang pemilihan Duta Pendidikan Indonesia 2021 setelah bersaing dengan 46 peserta dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Atas prestasinya, Senja dinobatkan sebagai Putera Pendidikan Sulawesi Tenggara 2021 oleh Ketua Ikatan Pemuda Prestasi Indonesia (IPPI) dan Putera Puteri Pendidikan Indonesia (PPPI). “Alhamdulillah. Terima kasih kepada Dinas Pen-didikan dan Kebudayaan Kolaka Utara yang telah membiayai saya sehingga bisa sampai ke tingkat nasional. Terima kasih juga kepada Dekan FISIP dan jajarannya, dosen saya yang selalu memotivasi dan mendukung saya, Bapak Dr. Muh. Najib Husain selaku Ketua Prodi Ilmu Politik, dan terutama kepada kedua orang tua saya,” ujar Senja kepada Kendari Pos, kemarin.

Senja adalah putera dari pasangan Saiban dan Rumliama asal Desa Latawe, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara. Ayahnya seorang petani sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Per-jalanannya dalam ajang tersebut cukup panjang. Dimulai dari seleksi online di mana para pen-daftar diminta menginput berkas dan kelengkapan lainnya, lalu mengikuti tes wawancara. Selanjutnya, peserta yang terpilih mengikuti karantina, acara grand final, dan penobatan

Duta Pendidikan In-donesia 2021 di Kota Bandung yang berlangsung selama tanggal 5-7 Oktober 2021 lalu.
Dalam prosesnya, Senja dan peserta lainnya melakukan tes uji kompetensi dasar yakni menger-jakan soal-soal pilihan dan esai selama 1 jam. Kemu-dian, mereka melakukan diskusi per kelompok mengenai isu-isu pendidikan. Setelah itu, peserta melaksanakan tes wawancara. Ada pula penila-ian unjuk bakat, penampilan nasional kostum, table manner, dan berbagai kegiatan lainnya.

Kriteria penelian Duta Pendidikan Indonesia sendiri meliputi behavior (tingkah laku), keaktifan, inovasi, kecerdasan, talenta, karisma, beauty (kein-dahan), dan kreativitas. “Pada malam grand final, alhamdulilah saya sebagai perwakilan Sulawesi Tenggara berhasil masuk top 6 dan setelah itu berhasil mendapatkan gelar Runner Up 5 Duta Pendidikan Indonesia 2021,” tuturnya.

Senja mengatakan bahwa keinginannya mengikuti pemilihan Duta Pendidikan Indonesia sudah ada sejak dulu. Namun, baru tahun ini ia bisa berpartisi-pasi. Motivasinya tidak lain adalah karena keter-tarikannya terhadap dunia pendidikan. Senja berkeinginan untuk mengedukasi banyak orang.

Membantu mencerdaskan anak bangsa dengan caranya sendiri merupakan salah satu jalan yang ditempuh Senja untuk bisa menjadi insan yang berguna. Salah satu yang menjadi concern -nya adalah pendidikan politik disabilitas.
“Mungkin dengan ikut kegiatan ini, saya bisa sedikit membantu. Jika bukan kita, siapa lagi. Jika bukan sekarang, kapan lagi,” pungkasnya. (uli/b)