Wakil Bupati Kolut, H. Abbas

KENDARIPOS.CO.ID– Sepanjang lima tahun belakangan ini, jumlah setoran pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), dinilai tidak ada peningkatan. Instansi terkait diminta terus bekerja dan membuat konsep program baru untuk memaksimalkan pendapatan daerah dari sektor PBB tersebut.

Wakil Bupati Kolut, H. Abbas, mengungkapkan, PBB yang masuk ke kas daerah masih sekitar Rp 1,9 miliar. Nominal tersebut dianggap tidak mengalami perubahan signifikan sejak lima tahun terakhir. “Saya melihat tidak banyak berubah,” sorotnya, Kamis (30/9).

Ia sendiri juga telah mempertanyakan hal itu. Namun alasan anggaran yang minim membuat ruang gerak instansi terkait menjadi terbatas.

Meski begitu, Abbas tetap menyarankan agar pihak instansi berupaya keras di tengah keterbatasan. “Ajukan konsep-konsep apa saja, agar ada yang bisa disesuaikan. Intinya lalukan saja dulu,” tantang Kolut-2 tersebut. Ia mengimbau agar setoran pajak tersebut diintensifkan baik itu bangunan perkantoran, rumah makan, hotel, restoran dan lain-lain. Abbas juga meminta Dispenda bisa menindaklanjuti saran para anggota DPRD Kolut yang juga telah mempertanyakan hal tersebut.

Pemkab diminta agar mencari sumber pendapatan lain dari PAD yang belum optimal pengelolaannya seperti PBB, objek wisata, rumah makan, retoran dan lain-lainnya. Pemerintah juga diminta mengarsipkan seluruh aset daerah yang dimiliki. Baik yang bergerak maupun tidak. (c/rus)