Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID–Upaya meningkatkan jumlah partisipasi pemilik kartu identitas anak (KIA) di Wakatobi, sedang dimaksimalkan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Tahun ini, instansi tersebut diberi target capaian hingga 30 persen. Masih ada sekitar 5 persen lagi yang harus direalisasikan.

Pelaksana Kepala Disdukcapil Wakatobi, La Yijo, menjelaskan, salah satu cara agar angka tersebut bisa ditingkatkan hingga Desember mendatang, adalah dengan proaktifnya sekolah dalam mengusulkan data-data siswa. Lembaga pendidikan tersebut punya peran utama, terlebih jika sudah menerima sosialisasi terkait pentingnya KIA tersebut.

Selain sekolah, orang tua juga tidak kalah penting. Jika anaknya belum mengenyam pendidikan, bisa langsung mengusulkan di ruang pelayanan Disdukcapil Wakatobi. Karena yang wajib mengantongi KIA adalah anak usia 0 sampai 17 tahun. “Meskipun sekarang sudah diangka 25 persen, namun kami terus memansimalkan pengurusan KIA. Kita berharap sekolah proaktif mengusulkan data siswa. Sehingga bisa juga dicetak secara kolektif,” terang La Yijo, kemarin.

Saat ini, pihaknya membuka pelayanan cetak KIA setiap hari kerja. Sehingga para orang tua bisa mengunjungi lembaga tersebut pada jam-jam pelayanan. “Kalau sekolah juga sudah banyak yang ajukan. Tiga bulan lagi kita optimis capai target 30 persen,” yakin La Yijo.

Sementara itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membuka pelayanan pada tiga pulau di Wakatobi. Mulai dari cetak KIA, pengurusan dokumen lain seperti KTP-el, Kartu Keluarga (KK) hingga akta kelahiran maupun akta kematian. Selain KIA, Disdukcapil juga masih berupaya mencapai target cetak KTP-el. (c/thy)